Scroll Untuk Membaca
BeritaRagamTerkini

Alamak,Postingan DPO Polres Sergai Banjir Komentar Pedas Netizen Minta Bantu tapi Malah Kena Semprot.

Alamak,Postingan DPO Polres Sergai Banjir Komentar Pedas Netizen Minta Bantu tapi Malah Kena Semprot.

SERDANG BEDAGAI, INTARTA.com – Upaya Polres Serdang Bedagai meminta bantuan masyarakat lewat akun resmi Facebook mereka justru menuai kritik tajam. Postingan terkait Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Leonardo Silitonga, 27 tahun, dalam kasus dugaan kekerasan seksual, jadi sasaran ratusan komentar pedas netizen.

Dalam unggahan yang sudah tayang selama 17 jam sejak Minggu (30/11/2025), pihak Polres menginformasikan identitas dan foto Leonardo, warga Dusun III, Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, yang disebut terlibat kasus di area persawahan Desa Sei Buluh pada 22 Juni lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

Scroll Untuk Membaca
Iklan

Lewat postingan itu, Polres Sergai mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan DPO tersebut agar segera melapor ke Satreskrim. Tapi bukan informasi yang datang, justru 241 komentar dari netizen kebanyakan mengkritik, bahkan menyindir kinerja aparat.

“Pak, sabu-sabu makin banyak di Sergai ini, tolong la ditindak. Masa minta bantuan warga cari pelaku, sabu aja bebas kali,” tulis Ade Pratama, menyuarakan keresahan warga soal maraknya narkoba.

Baca Juga :  Bupati Serdang Bedagai Dorong Penguatan Peran Orang Tua dalam Pola Asuh Anak dan Remaja

Feri Saputra tak kalah tajam. Ia menyebut, “Kalau kami yang nemu, bayar berapa? Masa suruh bantu gratis. Bikin SKCK aja bayar, lapor pun bayar. Cari sendiri la.

”Ada juga yang nyeletuk nyeleneh seperti komentar dari Juwita Sari yang menyarankan, “Pak, coba minta tolong ke Damkar aja”.

Di sisi lain, ada satu komentar bernada positif dari Rahel yang mengajak netizen ikut membantu. “Sama-sama manusia, harus saling tolong. Biar kerja polisi juga ringan,” katanya.

Pantauan wartawan, unggahan itu sudah mendapat 587 likes dan dibagikan 282 kali. Namun hingga berita ini diturunkan, PS Kasubag Humas Polres Sergai IPTU LB Manulang belum merespons saat dihubungi lewat WhatsApp.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap aparat perlu diperkuat, terutama soal transparansi dan pelayanan yang lebih humanis.(DH)