Serdang Bedagai, INTARTA.com – Sebanyak 51 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) telah beroperasi hingga akhir Januari 2026. Pengoperasian puluhan dapur tersebut menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat penerima manfaat.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai, Nurhasanah Ritonga , menyampaikan bahwa jumlah dapur yang telah aktif itu merupakan sebagian dari target 71 SPPG yang direncanakan beroperasi di wilayah Sergai.Hingga 28 Januari 2026, sudah 51 SPPG yang menjalankan operasional dari total target 71 dapur, ujar Nurhasanah saat dikonfirmasi di Sei Rampah, Rabu (28/1).
Ia menjelaskan, puluhan SPPG tersebut tersebar di berbagai kecamatan, antara lain Pantai Cermin, Perbaungan, Sei Rampah, Teluk Mengkudu, Dolok Masihul, Tanjung Beringin, Sei Bamban, Pegajahan, Serba Jadi, hingga Dolok Merawan . Keberadaan dapur-dapur ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan penyediaan gizi bagi pelajar dan kelompok rentan.
Menurut Nurhasanah, setiap SPPG dirancang untuk melayani penerima manfaat sesuai standar keamanan pangan dan kebutuhan gizi yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Selain itu, pembukaan dapur dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan sarana dan sumber daya manusia.
“SPPG yang sudah beroperasi secara merata, sehingga distribusi makanan bergizi dapat menjangkau lebih banyak penerima, khususnya anak sekolah dan kelompok B3,” ujarnya.
Sementara itu, SPPG Kerapuh di Kecamatan Dolok Masihul resmi mulai beroperasi pada Rabu (28/1) dan menjadi salah satu dapur yang baru diluncurkan. Peresmian operasional tersebut juga disertai unsur Muspika, mitra SPPG, perbankan, serta perwakilan sekolah.
Mitra SPPG Kerapuh, Boirin , mengungkapkan bahwa keberhasilan operasional dapur tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Ia menilai kehadiran SPPG Kerapuh menjadi wujud nyata dukungan terhadap program MBG di tingkat kecamatan.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu, sehingga SPPG Kerapuh dapat beroperasi dan melayani penerima manfaat masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Camat Dolok Masihul, Jimmy Louis Karona Purba , yang didampingi Kapolsek Dolok Masihul AKP HD Simanjuntak . Menurutnya, keberadaan SPPG Kerapuh akan memperkuat penyediaan gizi di wilayah Dolok Masihul.
“Dengan fasilitas yang memadai, SPPG Kerapuh diharapkan mampu mendukung lancarnya program MBG secara berkelanjutan,” kata Jimmy.
Kapolsek Dolok Masihul AKP HD Simanjuntak menambahkan, kehadiran dapur tersebut sangat membantu upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar dan kelompok rentan.
“SPPG Kerapuh menjadi salah satu upaya konkret dalam mendukung gizi masyarakat di Dolok Masihul,” imbuhnya.
Pada hari pertama operasional, Kepala SPPG Kerapuh, Richi Arjuna Silitonga , menyampaikan bahwa dapur tersebut melibatkan 47 relawan dan melayani sekitar 880 penerima manfaat , mulai dari peserta didik PAUD hingga SMA, tenaga pendidik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Ia menambahkan, jumlah penerima manfaat ke depan ditargetkan meningkat hingga 3.000 orang . Pihaknya berkomitmen menjaga kualitas pangan, kebersihan, serta kandungan gizi makanan yang disalurkan.
“Kami akan terus menjaga standar keamanan pangan dan kualitas gizi agar manfaat program MBG benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Richi.(DH)












