Serdang Bedagai, INTARTA.com – Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Serdang Bedagai Dr. Muhammad Ziad Ananta, S.Sos., M.Si. Yang juga Anggota DPRD Provinsi Sumut bersama Anggota DPRD Sergai dari Partai Golkar Meryanto Asom, Sekretaris Muhammad khoir berserta pengurus menyalurkan lebih dari 200 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, (28/11/2025).
Kegiatan berlangsung dengan pendampingan Pemerintah Desa Kota Pari dan Camat Pantai Cermin.“Kami turun hari ini karena warga butuh bantuan cepat. Ini kondisi darurat, nggak bisa ditunda,” tegas Nanta saat menyerahkan bantuan langsung di lokasi genangan.
Aksi sosial ini juga merupakan tindak lanjut instruksi Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Abangda Musa Rajeckshah, Beliau menginstruksikan bahwa Pemuda Pancasila harus “hadir, dekat, dan bermanfaat bagi masyarakat.”“Kami jalankan instruksi Abangda Ijeck. Pemuda Pancasila harus nyata di tengah rakyat, bukan cuma nama organisasi,” ujar Dr. Ziad Ananta.
Penyaluran sembako dilakukan menyisir rumah-rumah warga yang masih tergenang. Pengurus MPC, PAC Pantai Cermin, dan relawan membawa paket bantuan. Warga tampak mengantre tertib, sebagian masih memakai pakaian basah karena air di dalam rumah belum sepenuhnya surut.
Anggota DPRD Sergai Meryanto Asom menegaskan bahwa kolaborasi seperti ini wajib dilakukan saat masyarakat dilanda musibah.
“Warga Desa Kota Pari tidak boleh dibiarkan menghadapi banjir sendirian. Ini tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Camat Pantai Cermin dan perangkat desa ikut mendampingi rombongan, sekaligus melakukan pendataan ulang untuk kebutuhan lanjutan.Banjir di Desa Kota Pari sudah berlangsung beberapa hari akibat curah hujan tinggi dan kiriman air dari wilayah hulu. Puluhan rumah terendam, aktivitas warga terganggu.
Dr. Ziad Ananta memastikan Pemuda Pancasila akan terus memantau situasi. “Kalau kondisi masih buruk, kita turun lagi. Selama masyarakat butuh, Pemuda Pancasila akan selalu hadir,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan pendistribusian paket terakhir ke dusun yang aksesnya paling sulit. Warga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang datang tepat saat mereka membutuhkannya.(DH)












