Scroll Untuk Membaca
BeritaEkonomiTerkini

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Resmikan Dua Dapur SPPG di Sergai, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Program Gizi Nasional

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Resmikan Dua Dapur SPPG di Sergai, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Program Gizi Nasional

SERDANG BEDAGAI – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan, S.I.K., M.H., meresmikan dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai, Rabu (13/11/2025).

Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan kunjungan kerja Kapolda yang diisi pengarahan kepada personel Polres Sergai dan Bhayangkari daerah guna memperkuat soliditas dan kedisiplinan di tubuh Polri. Peresmian dua dapur SPPG yang berlokasi di Kecamatan Sei Rampah dan Kecamatan Sei Bamban itu menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program prioritas nasional “Makan Bergizi Gratis” yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.

Scroll Untuk Membaca
Iklan

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga ikut aktif dalam program sosial kemanusiaan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tapi juga untuk membantu membangun generasi yang sehat dan cerdas. Program SPPG ini adalah bagian dari komitmen kita bersama mendukung kebijakan Presiden dalam pemenuhan gizi anak bangsa,” ujar Irjen Pol Whisnu Hermawan.

Baca Juga :  Kapolda Sumut Bantu Pengobatan Bocah Perempuan Korban Penganiayaan di Nias

Selain meresmikan dua dapur SPPG, Kapolda Sumut juga secara resmi membuka Aula Tathya Dharaka Polres Serdang Bedagai, yang baru selesai dibangun. Aula tersebut akan digunakan sebagai sarana pembinaan personel dan pusat kegiatan sosial kemasyarakatan. Lebih lanjut, jenderal bintang dua yang dikenal tegas dan berintegritas itu menekankan bahwa seluruh proses rekrutmen relawan SPPG dilakukan secara murni dan transparan.

“Semua proses seleksi dijalankan dengan jujur dan tanpa kepentingan. Siapa yang memenuhi syarat akan kita luluskan, dan siapa yang tidak memenuhi standar akan kita tolak demi menjaga kualitas dapur SPPG,” tegas mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri itu.

Setiap makanan hasil olahan relawan juga akan melewati uji kelayakan makanan (food security test) sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat, termasuk ke sekolah-sekolah di wilayah Sergai.

“Setiap makanan diuji terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada bahan berbahaya di dalamnya. Kalau hasilnya aman, baru didistribusikan. Jika ditemukan kandungan berbahaya, maka distribusi langsung dihentikan,” jelasnya.

Kapolda berharap keberadaan dua dapur SPPG tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak usia sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai.

Baca Juga :  Puting Beliung Terjang Teluk Mengkudu, Puluhan Rumah Rusak l

“Harapan saya, anak-anak bisa belajar dengan lebih baik karena tubuhnya sehat dan mendapat gizi yang cukup. Dari generasi yang sehat dan cerdas inilah masa depan bangsa akan lahir,” pungkasnya.(DH)