SEI RAMPAH, INTARTA.com – Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat. Tahun ini, Sergai masuk dalam lima kabupaten/kota di Sumatera Utara yang akan membangun Sekolah Rakyat, program pendidikan berbasis masyarakat yang langsung difasilitasi pemerintah pusat.
Sekolah tersebut direncanakan berdiri di area strategis, tepat di samping gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispursip), tak jauh dari Mesjid Agung dan Alun-alun Sei Rampah.Bupati Sergai, H. Darma Wijaya, menyampaikan rasa syukurnya saat berbincang dengan para jurnalis dalam acara Coffee Morning di kedai Kopi Literasi, Kamis (27/11).
“Kalau soal anggaran, Transfer Keuangan Daerah (TKD) kita memang tak besar, hanya 10 persen. Tapi bukan berarti dikurangi, justru diarahkan ke program seperti Sekolah Rakyat ini. Jadi kita patut berterima kasih,” ucap Bupati yang akrab disapa Wiwik, didampingi Wabup Adlin Tambunan.
Selain pembangunan sekolah, Darma Wijaya juga menyinggung rencana pelebaran jalan utama Sei Rampah sepanjang 1,5 kilometer. Pembangunan ini akan berjalan seiring penyempurnaan Alun-alun Dambaan yang saat ini sudah bisa dinikmati warga, meski masih ada pembenahan seperti pemasangan pagar pembatas.
“Alun-alun udah lumayan rapi, tapi belum maksimal. Nantinya kendaraan nggak boleh sembarang masuk biar tempatnya tetap nyaman untuk warga. Semua kita kerjakan bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Tak hanya menyampaikan progres pembangunan, Bupati juga mengajak wartawan untuk turut ambil bagian dalam memberi masukan bagi pembangunan Sergai. Ia menyebut peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi dan membangun citra daerah.
“Dulu waktu saya ikut Lemhanas, ada yang tanya kok saya hilang. Tapi karena berita-berita dari teman-teman wartawan, mereka jadi paham. Ini bukti, kita nggak bisa kerja sendiri. Semua pihak harus saling dukung,” ujar Bupati sembari tersenyum.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, Pemkab Sergai berharap bisa memperluas akses pendidikan berbasis masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan di daerah. Program ini menjadi simbol kepercayaan pusat terhadap kemajuan daerah yang terus menunjukkan perkembangan positif.(DH)












