Segai, INTARTA.com- Tugu Juang Perbaungan kini menjadi tempat yang lagi hits di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut).
Tempat bersejarah ini, kini ramai dikunjungi masyarakat baik dari Sergai maupun dari luar daerah. Dengan tersedianya jajanan dari pelaku UMKM menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk datang.
Tidak terkecuali rombongan Wartawan juga ikut mengunjungi Tugu Juang tersebut, Senin sore (16/2/2026) kali ini Wartawan yang tergabung di Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sergai turut bersantai dan menikmati UMKM di tempat bersejarah itu.
Sepintas berdiskusi, muncul ide dari Forwakum untuk mengangkat sejarah berdirinya Tugu Juang itu, ternyata Tugu Juang ini penuh dengan histori sejarah perjuangan para pahlawan.
Tugu Juang berdiri tegak setinggi kurang lebih 20 meter di bagian atas terdapat bintang ternyata nama sebenarnya adalah Tugu Perjuangan Pelagan Medan Area, dan dikenal juga sebagai Tugu Bintang.
Tugu ini menjadi simbol perlawanan rakyat Sergai melawan penjajahan Belanda, saat itu Sergai masih bergabung Deli Serdang, Sumatera utara di masa lampau.
Tugu ini terletak lapangan segitiga, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Lokasinya sangat strategis tepat di pinggiran jalan.

Kelapa muda menjadi minuman andalan bagi pengunjung di Tugu Juang, Perbaungan, Sergai.
Dibangun tahun 1995, tugu ini kembali mendapat revitalisasi oleh Pemkab Sergai kini Tugu Juang Perbaungan semakin indah.
Pemkab Sergai di Pimpin H. Darma Wijaya dan H. Adlin Tambunan merevitalisasi Tugu Juang dan melengkapi food courd. Seluruh pedagang di Sergai Walk pindah kelokasi Tugu Juang.
Tugu Perjuangan Pelagan Medan Area ini diresmikan Gubernur Sumut ke-13 Raja Inal Siregar, bersama Pangdam saat itu Letjen Arie Jeffry Kumaat, dan legion Veteran RI Jendral H Achmad Tahir.
Pada tahun 1947 pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, Belanda melakukan invasi ke Pantai Cermin dan menyusuri Sungai Ular Perbaungan.
Sungai Ular memang menjadi jalur strategis bagi pasukan Belanda untuk menyerang Perbaungan dan Lubuk Pakam Deli Serdang.
Masa itu, Sungai Ular menjadi medan pertempuran para pejuang kemerdekaan, pejuang dari berbagai daerah berkumpul melakukan perlawanan terhadap pasukan Belanda.
Demi mempertahankan kemerdekaan, para pejuang banyak yang gugur dipertempuran tersebut. Tugu inilah didirikan sebagai penghormatan bagi mereka yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
Dikesempatan itu, ketua Forwakum Sergai Darmawan apresiasi atas ke pemimpinan Darma Wijaya dan Adlin Tambunan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sergai dalam memoles tempat bersejarah.
“Setalah kita bersantai dan menikmati UMKM di Tugu Juang ini, baru kita memahami sejarah perjuangan panjang oleh para pejuang kemerdekaan dan kini dipoles pemerintah sebagai tempat santai dan memahami sejarah”
Dikatakan Darmawan, Tugu Perjuangan Pelagan Medan Area ini tidak hanya menjadi monument sejarah, tetapi juga simbol semangat juang dan keteguhan masyarakat Perbaungan.
Dilokasi Tugu, terdapat informasi yang menceritakan kisah para pejuang. Sangat terlihat betapa beratnya perjuangan yang telah dilalui.
“ Kehadiran Forwakum di sini menjadi jembatan informasi tentang sejarah di Sergai, tentunya sejarah tidak dapat dipasahkan dengan wartawan yang mendistribusikan informasi melalui media masa” papar Darmawan.
Kini Tugu Perjuangan Pelagan Medan Area telah menjadi tempat yang lagi hist untuk menghabiskan waktu dan bersantai. Di depan lokasi ini juga ada sarana olahraga hingga warga dapat berolah raga dan mengenal sejarah lebih dekat.
Afiza pekerja UMKM bernama Ryans mengucapkan apresiasi atas perubahan tempat bersejarah Tugu Perjuangan Pelagan Medan Area, setiap hari dipenuhi pengunjung untuk bersantai.
“ Perubahan ini sangat berdampak, kini Perbaungan punya tempat yang layak untuk bersantai dan menikmati jajanan, kami selaku pekerja pastinya bahagia dengan perubahan ini” papar Afiza.
Safaruddin selaku pengawas lokasi food courd mengatakan setiap harinya ada ratusan pengunjung datang ke lokasi Tugu Perjuangan Pelagan Medan Area ini untuk bersantai dan menikmati jajanan.
Di Tugu Perjuangan Pelagan Medan Area ini kata Safaruddin tersedia fasilitas umum seperti toilet khusus laki-laki dan perempuan serta ruangan untuk solat, dan semuanya gratis.
“ Alhamdulillah, setelah dibangun kembali oleh Bupati Darma Wijaya dan Adlin Tambunan ini, lokasi ini menjadi primadona bagi masyarakat Sergai khususnya Perbaungan” papar Safaruddin.
Tugu Perjuangan Pelagan Medan Area adalah saksi bisu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan kemerdekaan.
Monument ini mengingatkan kita akan pentingnya semangat persatuan dan kesatuan dalam mempertahankan kedaulatan bangsa. (Din)







