Intarta
PolitikBerita

Baru Sepekan Jadi Jubir, Katie Zacharia Dicopot Trump Gegara Blunder Kredensial

W

Oleh Redaksi Intarta

Sabtu, 17 Okt 2026 14:22 WIB

Baru Sepekan Jadi Jubir, Katie Zacharia Dicopot Trump Gegara Blunder Kredensial
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

adjust the font size

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat Katie Zacharia dari jabatan juru bicara Gedung Putih pada Jumat (16/10/2026), hanya sekitar sepekan setelah menunjuknya sebagai pengganti Karoline Leavitt. Pemecatan ini mengakhiri salah satu masa jabatan sekretaris pers tersingkat dalam sejarah Gedung Putih modern.
Keputusan tersebut diambil setelah Zacharia tersandung kontroversi soal kredensial hukumnya serta dinilai tampil buruk dalam konferensi pers perdana dan sejumlah wawancara televisi. Kritik bahkan datang dari kalangan konservatif yang selama ini dekat dengan Trump.
Kontroversi Kredensial Hukum
Persoalan bermula ketika Trump memperkenalkan Zacharia sebagai seorang pengacara. Dalam sebuah wawancara, Zacharia kemudian mengakui bahwa dirinya gagal dalam ujian profesi hukum. Pernyataannya soal kelulusan ujian pengacara di China pun memicu tanda tanya mengenai kebenaran klaim tersebut.
Laporan The Washington Post yang terbit 13 Oktober menyoroti bahwa warga negara asing tidak diperbolehkan mengikuti ujian nasional pengacara China maupun berpraktik di ruang sidang negara tersebut. Gedung Putih pun dibanjiri pertanyaan mengenai latar belakang profesional juru bicara barunya.
Konferensi Pers Perdana Dinilai Gagal
Zacharia memimpin konferensi pers pertamanya pada Selasa (13/10/2026) dan penampilannya dinilai kurang meyakinkan. Dalam wawancara Kamis malam bersama pembawa acara Fox News Sean Hannity, kesiapan Zacharia kembali dipertanyakan.
Zacharia berdalih dirinya tidak memiliki banyak waktu persiapan. Ia menuturkan proses perekrutannya berlangsung sangat cepat: panggilan telepon dari Trump pada Rabu (7/10), penerbangan keesokan harinya, pertemuan pada Jumat, hingga tampil di hadapan wartawan pada Selasa.
Dalam konferensi pers perdananya, Zacharia sempat mengumumkan bahwa Trump meminta Kimberly Guilfoyle mengundurkan diri dari jabatan duta besar AS untuk Yunani — yang ia klaim sebagai sebuah pencapaian.
Trump: "Kamu Tidak Membutuhkan Ini"
Menurut laporan CNN, Trump mengumumkan pemberhentian Zacharia setelah serangkaian penampilan televisi yang memperlihatkan kesulitannya mempertahankan kredibilitas. Saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Jumat, Trump mengaku telah meminta Zacharia mempertimbangkan kembali pekerjaannya.
"Katie, apakah kamu membutuhkan ini?" ujar Trump menceritakan percakapannya dengan Zacharia. "Saya rasa kamu tidak membutuhkan ini," lanjutnya.
Trump juga menyebut Zacharia menerima perlakuan media yang tidak menyenangkan, meski kritik terhadapnya tidak hanya datang dari pihak oposisi, melainkan juga dari kalangan konservatif pendukungnya.
Kritik dari Mantan Pejabat
Sarah Matthews, mantan wakil juru bicara Gedung Putih era Trump yang mengundurkan diri pada malam serangan 6 Januari 2021, menilai persoalan kredibilitas Zacharia sebagai masalah serius. Ia membandingkan Zacharia dengan pendahulunya, Karoline Leavitt, yang dinilai sangat efektif menjalankan tugas meski sedang hamil dan kini menjadi kontributor Fox News.
Sementara itu, Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung sebelumnya sempat membela penunjukan Zacharia dengan menyebutnya memiliki kualifikasi unik dan kecerdasan tajam.
Komentator konservatif Meghan McCain juga melontarkan kritik tajam, menilai pemerintahan Trump terus merekrut orang-orang yang tidak serius untuk mewakili kepentingan publik.
Pemecatan Zacharia memunculkan perbandingan dengan Anthony Scaramucci, mantan direktur komunikasi Gedung Putih yang hanya menjabat 11 hari pada 2017. Melalui media sosial, Scaramucci menanggapi: "Rekor memang dibuat untuk dipecahkan," seraya menambahkan bahwa dirinya tidak merasa senang melihat orang lain mengalami kesulitan.
Sumber: Baru Sepekan Jadi Jubir Gedung Putih, Katie Zacharia Dicopot Gegara Blunder — Harian Basis

Tambahkan WartaNusa Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Topik

Komentar

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat lainnya