Terkini
EkonomiBerita

Tolak Rumahnya Dieksekusi PT KAI, Pria di Medan Siram Bensin dan Acungkan Parang

W

Oleh Redaksi Intarta

Kamis, 22 Okt 2026 01:33 WIB

Tolak Rumahnya Dieksekusi PT KAI, Pria di Medan Siram Bensin dan Acungkan Parang
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

MEDAN – Eksekusi rumah dinas milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Jalan Kemuning Nomor 27A, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, berlangsung ricuh pada Rabu (21/10/2026) pagi. Penghuni rumah menolak pengosongan dan melawan petugas gabungan hingga mengancam akan membakar bangunan tersebut.

Kericuhan bermula saat tim pelaksana eksekusi tiba untuk mengosongkan bangunan yang diklaim sebagai aset PT KAI Divisi Regional I Sumatera Utara (Divre I Sumut). Penghuni rumah berupaya menghalangi petugas, sehingga terjadi adu mulut yang berujung aksi saling dorong di depan rumah.

Suasana makin panas ketika seorang pria menyiram bensin ke rumah yang akan dikosongkan hingga menyalakan obor. Ketegangan kembali memuncak saat pria tersebut berdiri tepat di depan pintu rumah sambil memegang senjata tajam jenis parang.

Pria Bersenjata Tajam Diamankan Petugas

Petugas gabungan yang berada di lokasi langsung bertindak. Pria tersebut diamankan beserta senjata tajam yang ada di tangannya. Setelah situasi terkendali, proses pengosongan rumah dinas dapat dilanjutkan.

Penghuni rumah diketahui bernama Taufik Saleh (64). Menurut pihak PT KAI, rumah bernomor registrasi DW.100A tersebut semula merupakan fasilitas rumah dinas bagi salah seorang pegawai. Setelah pegawai tersebut memasuki masa pensiun, rumah dinas tetap ditempati.

PT KAI Sudah Melayangkan Surat Peringatan

Sebelum eksekusi dilakukan, PT KAI menyatakan telah melayangkan surat peringatan pengosongan kepada penghuni. Penertiban aset diambil karena penghuni tidak kunjung mengosongkan bangunan setelah masa peringatan berakhir.

Di sisi lain, pihak penghuni disebut menyampaikan keberatan atas proses pengosongan tersebut dan mengaku mengalami kekerasan dalam peristiwa itu.

Sumber: YouTube - KOMPASTV

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Topik

Komentar

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua