Wamenkop Akui Sejumlah Gedung Koperasi Merah Putih Tak Strategis, Segera Dievaluasi
Oleh Redaksi Intarta
Rabu, 21 Okt 2026 14:14 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
JAKARTA — Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah buka suara soal sorotan publik terhadap penempatan bangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai tidak tepat lokasi. Ia mengakui memang ada sejumlah titik bangunan yang tidak sesuai, dan kini tengah dievaluasi.
“Satu yang pasti, kalau terkait dengan Koperasi Desa Merah Putih muncul di beberapa titik spot bangunan yang tidak sesuai, memang kita temukan,” ujar Farida menjawab pertanyaan wartawan, seperti ditayangkan kanal YouTube KompasTV.
Bangunan di Daerah Terpencil hingga Pegunungan
Menurut Farida, temuan tersebut juga datang dari masyarakat. Ada beberapa titik yang dinilai warga terlalu terpencil dan tidak strategis untuk menjalankan kegiatan usaha.
Ia mencontohkan ada kepala desa yang menyatakan bangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya sengaja ditempatkan di daerah pegunungan. Alasannya, koperasi ingin dijadikan off-taker atau penampung sayur-mayur dan hasil pertanian yang ada di kawasan tersebut.
Penentuan Lokasi Sesuai Regulasi
“Itu regulasi dan itu sudah dilakukan,” tegasnya.
Meski demikian, ia memastikan temuan bangunan yang berada di luar standar strategis dan jauh dari permukiman tetap menjadi catatan pemerintah.
“Kalau pun ada beberapa yang kemudian di luar standar strategis dan kemudian jauh dari pemukiman, kita temukan dan memang kita evaluasi.”
Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Hingga Oktober 2026, puluhan ribu unit bangunan koperasi telah selesai dibangun di berbagai daerah, dan sebagian sudah memasuki tahap operasional.
Sumber: YouTube - KOMPASTV
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Cukup Bawa KTP, Petani Bisa Tebus Pupuk Subsidi di Koperasi Merah Putih

Ekonom Khawatir Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih Macet dan Ganggu Likuiditas BPD

Belajar Membatik di Bintan, Anak Muda Jadi Penjaga Warisan Budaya

9 Gudang di Jatiuwung Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting di Gudang Es Krim

Gaya Purbaya Yudhi Sadewa Kelola Gaji: Nabung 30 Persen, Anti-Flexing, dan Urutan Investasi yang Benar

Lawan Kerawanan Pangan, Dion Dawson Bangun Model ala Amazon untuk Chicago
Berita Terkini
Lihat Semua
9 Gudang di Jatiuwung Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting di Gudang Es Krim

Elon Musk Sebut Penggabungan SpaceX dan Tesla 'Ide yang Bagus'

Belajar Membatik di Bintan, Anak Muda Jadi Penjaga Warisan Budaya

AfD Jerman Siapkan Dokumen Rombak Besar Uni Eropa, Weidel Tampil di Parlemen Eropa

