9 Gudang di Jatiuwung Ludes Dilalap Api, Diduga Korsleting di Gudang Es Krim
Oleh Redaksi Intarta
Rabu, 21 Okt 2026 21:33 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
Sembilan gudang di kawasan pergudangan Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, ludes dilalap api pada Selasa (20/10/2026) siang. Kebakaran diduga kuat berawal dari korsleting listrik di sebuah gudang penyimpanan es krim, sebelum merambat ke bangunan-bangunan lain yang berdekatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.55 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah membesar dan melahap sejumlah bangunan.
Berdasarkan pendataan awal petugas, 7 gudang terbakar di area utama dan 2 gudang lainnya di area terpisah yang turut terdampak rambatan api, sehingga total sembilan bangunan terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dugaan Korsleting di Gudang Es Krim
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan informasi awal dari ketua RT dan pemilik tempat usaha menyebut api pertama kali muncul dari gudang penyimpanan es krim.
Baca Juga:
Gudang di Kopo Bandung Ternyata Pabrik Tramadol Ilegal, Polisi Bongkar Produksi 8 Juta Butir SehariHasil informasi dari RT dan pemilik, awal mula api dari gudang es krim. Lalu merambat ke pergudangan lain seperti gudang paket dan gudang sepatu.
Gudang-gudang yang terbakar di antaranya gudang produk Momoyo yang berisi bahan baku minuman dan tumpukan kardus, gudang penyimpanan paket milik Shopee, serta gudang dan tempat produksi sepatu milik PT Sepatu Anak Bangsa.
Andia menjelaskan cepatnya perambatan api dipengaruhi material yang tersimpan di dalam gudang. Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik yang memicu percikan api.
Pemicu informasi sementara dari korsleting listrik di gudang es krim dan nanti akan ditindaklanjuti lagi dengan pihak yang berwajib.
Pemadaman Terhalang Angin Kencang dan Air Kering
Untuk menjinakkan kobaran api, BPBD Kota Tangerang menerjunkan 16 unit mobil pemadam kebakaran dan 60 personel. Petugas berjibaku selama sekitar 6 jam dan turut dibantu personel TNI serta tim pemadam kebakaran Kabupaten Tangerang.
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, antara lain hembusan angin yang kencang dan sumber air di sekitar lokasi yang mengering di tengah musim kemarau. Bahan-bahan yang mudah terbakar di dalam gudang juga membuat api dengan cepat menyebar dari satu bangunan ke bangunan lain.
Dua petugas pemadam kebakaran dilaporkan mendapatkan penanganan medis akibat sesak napas dan kelelahan. Satu petugas mendapatkan bantuan oksigen di lokasi kejadian, sementara petugas lainnya sempat dibawa ke instalasi gawat darurat RSUD Kota Tangerang sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Saksi: Api Cepat Membesar
Seorang pekerja di lokasi, Muji, menuturkan ia dan rekan-rekannya sempat berusaha memadamkan titik api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun upaya itu gagal karena kobaran api telanjur membesar.
Awalnya dari pojokan sana pak. Tahu-tahu apinya sudah lumayan besar. Kita ke sana untuk bantu memadamkan pakai APAR, tapi sudah tidak bisa karena apinya cepat membesar.
Muji menambahkan asap hitam langsung membubung tinggi dan memenuhi area pergudangan hanya dalam hitungan menit, sehingga para pekerja berhamburan menyelamatkan diri.
Berdasarkan laporan sementara BPBD Kota Tangerang, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penyebab pasti kebakaran masih akan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Sumber: YouTube - KOMPASTV
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Tolak Rumahnya Dieksekusi PT KAI, Pria di Medan Siram Bensin dan Acungkan Parang

Gudang di Kopo Bandung Ternyata Pabrik Tramadol Ilegal, Polisi Bongkar Produksi 8 Juta Butir Sehari

Kodaeral I Gerebek Gudang Pengoplosan Elpiji Subsidi Ilegal di Sampali, 5 Orang Diamankan

Diduga Api dari Ruang Mesin, KMP Batumandi Terbakar Jelang Bersandar di Merak

Prancis Terbakar Amarah: Demo Biaya Hidup Bakar Balai Kota Berusia 140 Tahun, 1.200 Ditangkap

Tragedi di Markas Korpolairud: Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sendiri
Berita Terkini
Lihat Semua
Tolak Rumahnya Dieksekusi PT KAI, Pria di Medan Siram Bensin dan Acungkan Parang

Komdigi Bantah Minta Platform Turunkan Konten Karhutla di Medsos

Elon Musk Sebut Penggabungan SpaceX dan Tesla 'Ide yang Bagus'

Belajar Membatik di Bintan, Anak Muda Jadi Penjaga Warisan Budaya

