Tertahan di Depan UOB, Massa Aksi Tetap Bertahan di Bundaran HI hingga Sore
Oleh Redaksi Intarta
Rabu, 28 Okt 2026 20:44 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
Massa aksi dari kalangan mahasiswa dan masyarakat sipil masih bertahan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Rabu sore, 28 Oktober 2026. Mereka menyampaikan aspirasi sambil terus bergerak di sekitar bundaran, di tengah pengawalan aparat.
Sebelumnya, sebagian rombongan sempat tertahan di depan Gedung UOB di Jalan Jenderal Sudirman saat berusaha mendekat ke Bundaran HI. Aparat kepolisian dan TNI berjaga di lokasi, dan sebuah kendaraan taktis terlihat bergerak untuk memastikan jalannya aksi. Meski situasi sempat memanas, aksi diharapkan tetap berjalan kondusif.
Mahasiswa dan Masyarakat Sipil dari Berbagai Kampus
Massa yang hadir berasal dari sejumlah kelompok, antara lain gabungan badan eksekutif mahasiswa yang tergabung dalam Komite SADAR. Sejumlah universitas yang disebut dalam liputan itu antara lain Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, dan Institut Teknologi Bandung, ditambah kelompok masyarakat sipil lainnya.
Para peserta membawa spanduk dan menyampaikan aspirasi secara bergantian. Sebagian massa juga terpantau bergeser ke kawasan Tugu Tani dan sekitar Istana Merdeka, sementara pengawalan aparat terus dilakukan.
Tuntutan: Bencana, Ekonomi, dan Anggaran Pro Rakyat
Salah satu tuntutan utama massa adalah penanganan bencana ekologis di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatra. Mereka juga menyoroti rehabilitasi pasca bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dinilai lambat, sehingga muncul dorongan agar pemerintah mempertimbangkan penetapan status bencana nasional agar penanganan dan rehabilitasi bisa berjalan lebih cepat.
Di bidang ekonomi, massa menyoroti nilai tukar rupiah serta maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah sektor. Mereka meminta pemerintah memberi kepastian agar roda ekonomi masyarakat bawah kembali berjalan normal.
Massa juga menuntut pemerataan anggaran. Program-program pemerintah diharapkan lebih fokus dan pro rakyat, terutama untuk pendidikan dan kesehatan, sementara program yang dinilai pemborosan diminta dievaluasi atau dihentikan dan dialihkan ke sektor tersebut.
Hingga laporan ini disusun, massa direncanakan terus menyampaikan aspirasi sampai pukul 17.30 WIB, dengan pengawalan yang masih berlangsung di sekitar Bundaran HI.
Sumber: YouTube - KOMPASTV
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Ikuti Intarta di
Berita terkini setiap hari, langsung di beranda Facebook Anda.
intarta
Berita & Media
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Jelang Aksi Mahasiswa, Polisi Siaga di Bundaran HI dan Balai Kota Malang

Dipulangkan Usai 8 Jam di Polda Metro Jaya, Greenpeace Tegaskan Perjuangan Belum Berakhir

Tanpa Almamater, BEM UI Gelar Demo di Tugu Tani Tandai Dua Tahun Prabowo-Gibran

BEM UI Pastikan Turun ke Jalan 20 Oktober, Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran

Mahasiswa Turun ke Jalan, Tagih Lima Tuntutan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Diduga Intimidasi Mahasiswa Usai Demo Karhutla, Ajudan Gubernur Kaltim Terancam Sanksi
Berita Terkini
Lihat Semua
Peringati 98 Tahun Sumpah Pemuda, DPR: Kritik Asap Lintas Batas Dijawab dengan Kerja Nyata

Jelang Aksi Mahasiswa, Polisi Siaga di Bundaran HI dan Balai Kota Malang

BMKG Ingatkan Warga Sumsel Waspada Cuaca Ekstrem di Masa Peralihan Musim

Vivian Minta Bertemu Prabowo, Seskab Teddy: Diterima Sore Ini di Tengah Isu Kabut Asap

