Dinilai Ber-IQ di Atas Rata-Rata, Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Diduga Butuh Dua Hari Hapus Jejak
Oleh Redaksi Intarta
Rabu, 28 Okt 2026 14:24 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
Polda Jawa Timur mengungkap hasil pemeriksaan psikologis terhadap Dwi Bagus Martono, tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Polisi menyebut tersangka memiliki kecerdasan di atas rata-rata, temuan yang dinilai sejalan dengan cara tersangka diduga merencanakan aksinya dan berupaya menutupi jejak.
Tersangka diduga membunuh istri sirinya, Dini Hardiyanti (30), dan anaknya yang berusia 4 tahun. Kasus ini terungkap setelah keluarga melaporkan keduanya hilang, sebelum polisi menangkap tersangka di Jombang, Jawa Timur.
Pemeriksaan Psikologis dan Dugaan Perencanaan
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Kombes Roy HM Sihombing, mengatakan pemeriksaan psikologis menunjukkan tersangka memiliki kelebihan dari sisi kecerdasan. Menurutnya, tersangka juga memiliki kecenderungan merasa lebih unggul dari orang lain.
"Dari sisi psikologis, dia memang mempunyai IQ di atas rata-rata," kata Roy, Selasa (27/10/2026).
Penyidik menduga tersangka membutuhkan waktu kurang lebih dua hari sejak pembunuhan dilakukan hingga seluruh upaya menghilangkan jejak selesai. Rentang waktu itu menjadi salah satu hal yang didalami penyidik untuk merekonstruksi rangkaian perbuatan tersangka.
Penangkapan di Jombang dan Ancaman Hukuman
Sebelumnya, keluarga korban kehilangan kontak dengan kedua korban sejak 20 September 2026, lalu melaporkannya sebagai orang hilang ke Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026. Tersangka kemudian ditangkap tim gabungan di Jombang dan dibawa ke Markas Polda Jawa Timur untuk diperiksa lebih lanjut.
Polisi menyebut motif pembunuhan diduga perselisihan pribadi antara tersangka dan korban. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dalam Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun. Penyidikan kasus ini masih terus berjalan.
Sumber: YouTube - KOMPASTV
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Ikuti Intarta di
Berita terkini setiap hari, langsung di beranda Facebook Anda.
intarta
Berita & Media
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Misteri Hilangnya Ibu dan Anak dari Bogor Terungkap: Diduga Dibunuh Suami Siri di Madiun

Rp 1 Juta Berujung Maut: Tawuran Dua Kelompok Pecah di Makassar, Satu Pemuda Tewas

Bocah Penyandang Disabilitas di Surabaya Tewas, Diduga Dirundung Teman Sebaya

Hujan Guyur Palembang dan Banjarbaru, Kabut Asap Karhutla Mulai Menipis

Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Bharada Andika Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Kenalan di Facebook, Pria Residivis di Purbalingga Tipu 15 Wanita dan Gelapkan Motor Korban
Berita Terkini
Lihat Semua
Khozinudin Cs Datangi Kemenko Kumham Imipas, Minta Yusril Kaji Polemik Ijazah Gibran

Bahlil Akan Kunjungi India dan China untuk Pastikan Pasokan BBM Indonesia

Yusril: Bila Rumus Korupsi Indonesia Dipakai di Singapura dan Jepang, Kasusnya Bisa Sama Banyak

Hasil Sementara Pemilu Israel: Tak Ada Blok yang Raih Mayoritas, Netanyahu dan Lawan Imbang

