Presiden Prabowo Subianto menjamu Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia Denis Valentinovich Manturov beserta rombongan di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat (16/10/2026) malam. Acara yang dihadiri para menteri, wakil menteri, dan pejabat Kabinet Merah Putih itu ternyata bukan rapat kabinet.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menegaskan agenda tersebut berupa makan malam dan hiburan budaya untuk menyambut tamu kehormatan dari Rusia.
“Menjamu Bapak Wakil Perdana Menteri Rusia dan rombongan. Jamuan berupa tarian-tarian daerah dan makan malam,” ujar Syahganda kepada wartawan, Sabtu (17/10/2026).
Perkenalkan Kabinet
Menurut Syahganda, acara itu juga dimanfaatkan Presiden untuk memperkenalkan seluruh anggota kabinet kepada delegasi Rusia. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan pidato mengenai kontribusi Rusia dan Uni Soviet terhadap Indonesia pada masa lalu — termasuk membantu kemerdekaan dan perebutan Papua — sekaligus menyampaikan terima kasih atas jasa Rusia bagi Indonesia.
Pertemuan digelar sekitar pukul 19.00 WIB. Sebagian besar pejabat tidak memberikan keterangan kepada awak media saat meninggalkan Istana Bogor.
Bukan Perayaan Ulang Tahun
Syahganda membantah dugaan bahwa acara tersebut diselenggarakan untuk merayakan sesuatu, termasuk ulang tahun. "Tidak ada perayaan ulang tahun tadi malam," tegasnya.
Ia juga menepis kabar yang mengaitkan acara tersebut dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurutnya, agenda itu semata-mata untuk menghormati tamu dengan sajian tarian daerah seperti tari Ambon dan Jawa, di tengah penguatan kerja sama transfer teknologi dan perdagangan antara kedua negara.
Sumber: Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Ternyata Kumpulkan Menteri di Istana Bogor untuk Jamu Wakil PM Rusia — YouTube - Tribunnews
Tambahkan WartaNusa Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.