Honda Bakal Jual Pikap Buatan Mitsubishi di ASEAN Mulai 2028
Oleh Redaksi Intarta
Minggu, 25 Okt 2026 15:42 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
Rencana itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang diteken kedua perusahaan. Dalam siaran pers pada Kamis (22/10), Honda menyebut kesepakatan ini sebagai yang pertama antara Honda dan Mitsubishi soal pasokan produk mobil yang saling melengkapi.
Pikap baru itu akan dipasarkan terutama di ASEAN, wilayah tempat Honda selama ini belum menawarkan model pikap. Sejauh ini, nama model maupun volume produksinya belum diungkap secara resmi.
Diproduksi di Thailand, Manfaatkan Pabrik yang Lengang
Dikutip Nikkei Asia, Mitsubishi akan memproduksi pikap berlogo Honda itu di Thailand. Kesepakatan ini disebut pertama kalinya dalam sekitar 30 tahun Honda mendapat pasokan mobil dari produsen lain, di luar model hasil pengembangan bersama.
Bagi Mitsubishi, pesanan dari Honda akan menaikkan tingkat pemakaian pabriknya di Thailand. Kapasitas produksi Mitsubishi di Thailand mencapai 386.000 unit per tahun pada tahun fiskal 2025, tetapi produksinya hanya 170.000 unit sepanjang 2025, atau sekitar 44 persen dari kapasitas.
Bagian dari Aliansi Tiga Perusahaan Jepang
Menurut siaran pers Honda, kerja sama pikap ini berada dalam kerangka MoU kemitraan strategis tiga perusahaan bersama Nissan yang diteken pada 1 Agustus 2024. Nikkei menulis pembicaraan tiga perusahaan itu sempat mandek sebelum kembali bergerak tahun ini. Pada Agustus, Honda dan Nissan sepakat mengembangkan bersama teknologi inti kendaraan berbasis perangkat lunak, dan Mitsubishi berpeluang ikut.
Kerja sama tiga perusahaan ini membuat industri otomotif Jepang terbagi menjadi dua kubu. Grup Toyota bersama Daihatsu, Suzuki, Subaru, dan Mazda membukukan penjualan sekitar 17 juta unit per tahun, sedangkan kubu Honda, Nissan, dan Mitsubishi sekitar 7,4 juta unit.
Di tengah persaingan dengan produsen China di Asia Tenggara yang kian memanas, Honda ingin menekan biaya pengembangan kendaraan lewat kerja sama dengan Mitsubishi, sementara Amerika Utara, India, dan Jepang tetap menjadi pasar strategisnya.
Sumber: CNN Indonesia
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Ikuti Intarta di
Berita terkini setiap hari, langsung di beranda Facebook Anda.
intarta
Berita & Media
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

SUV Listrik Mitsubishi ASX VR-e Meluncur Bulan Depan, Diklaim Tercepat di Australia

L'Oreal Akui Penjualan Kosmetik Terdampak Maraknya Obat Penurun Berat Badan

Manipulasi Pasar, OJK Jatuhi Denda Triliunan ke DSSA, BREN, dan CUAN

Jual Pertalite Botolan Rp 70 Ribu, Dua Pria di Klungkung Ditangkap

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Tetap Stabil, Ini Daftar Lengkapnya

Tembakan dari Mobil di Luar Arena Tinju Dekat Brisbane, Empat Orang Terluka
Berita Terkini
Lihat Semua
Keuskupan Agung New York Sepakat Bayar 800 Juta Dolar AS kepada Para Korban

Tembakan dari Mobil di Luar Arena Tinju Dekat Brisbane, Empat Orang Terluka

Udara Singapura Mulai Membaik, Tiga Wilayah Keluar dari Zona Tidak Sehat

Arab Saudi Tembak Jatuh Rudal Houthi ke Riyadh, Trump Isyaratkan Serangan ke Iran

