Waspada PHP2Shell: Celah Berbahaya Ancam Jutaan Website di Seluruh Dunia
Oleh Redaksi Intarta
Kamis, 22 Okt 2026 10:41 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
Internet tengah waspada. Dua celah keamanan sangat berbahaya yang diberi nama kolektif PHP2Shell ditemukan pada perangkat lunak yang menopang sebagian besar situs web di dunia. Kerentanan ini memungkinkan peretas menjalankan kode jahat dari jarak jauh.
Baca Juga:
Celah Kritis PHP Ditemukan Lewat Kecerdasan Buatan, Sejumlah Negara Tutup Situs PemerintahBadan Keamanan Dunia Keluarkan Peringatan
Badan keamanan Amerika Serikat, Inggris, Singapura, Australia, Kanada, serta Uni Eropa telah mengeluarkan peringatan resmi. NSA bahkan menyarankan agar sistem yang belum diperbarui segera diputus dari jaringan sementara hingga perbaikan dipasang. FBI memperingatkan pelaku kejahatan siber sudah mulai mencoba mengeksploitasi celah ini sebelum diumumkan secara terbuka.
AI Berperan dalam Penanganan
Penyedia layanan keamanan Cloudflare juga telah menerapkan perlindungan tambahan di jaringannya untuk memblokir permintaan berbahaya yang mengarah ke celah ini.
Tim pengembang PHP telah merilis pembaruan perbaikan. Pemilik situs disarankan segera memeriksa versi PHP yang digunakan dan memastikan sudah diperbarui ke versi terbaru.
Jika pembaruan belum dapat dilakukan, pengelola disarankan membatasi akses masuk ke server dan memantau aktivitas mencurigakan — atau memutuskan sambungan dari jaringan jika sistem dianggap sangat penting dan belum siap diperbarui.
Sumber: CNBC Indonesia
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Ikuti Intarta di
Berita terkini setiap hari, langsung di beranda Facebook Anda.
intarta
Berita & Media
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Celah Kritis PHP Ditemukan Lewat Kecerdasan Buatan, Sejumlah Negara Tutup Situs Pemerintah

Skandal 'AdFection': Spyware Disusupkan lewat Iklan, Jurnalis Al-Jazeera Jadi Korban

Waspada 'Teman Maya 24 Jam': Anak Rentan Terjebak Ikatan Emosional dengan AI

Lima Terobosan Teknologi: dari Penyimpanan Data dalam DNA hingga Belanja Tanpa Kasir

Google Cloud Tumbang di London, Layanan Revolut hingga NHS Ikut Terdampak

Menelisik Bahaya Agentic AI: Ketika Mesin Bisa Bertindak Sendiri
Berita Terkini
Lihat Semua
Kunjungan Perdana ke Turki, Carney Sepakat Dongkrak Dagang hingga 10 Miliar Dolar

Ketegangan Memuncak di Perbatasan Iran: Wilayah Balochistan Dilanda Gelombang Serangan

Demi 'Mode Survival', Bahlil Pertimbangkan Tak Perpanjang Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Debat Sengit Andi Azwan Vs Kuasa Hukum Denny Indrayana soal SP3 Kasus Lama

