Terkini
PolitikBerita

Peringatan Keras untuk Perusahaan Pembakar Hutan: Pemerintah Tak Akan Segan Bertindak

W

Oleh Redaksi Intarta

Senin, 19 Okt 2026 21:43 WIB

Peringatan Keras untuk Perusahaan Pembakar Hutan: Pemerintah Tak Akan Segan Bertindak
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

Jakarta – Pemerintah menegaskan tidak akan segan-segan menindak tegas korporasi yang terbukti terlibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penegasan itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian usai mengikuti Rapat Tingkat Menteri yang membahas situasi terkini bidang politik dan keamanan (Polkam) di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Polkam, Jakarta, Senin (19/10/2026).

“Kalau memang ada korporasi yang terlibat, pemerintah Indonesia tidak akan segan-segan menindak tegas,” ujar Tito dalam keterangan tertulis yang diterima Senin.

Tito mengakui upaya penanggulangan karhutla masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satu tantangan terbesar adalah pemadaman api di lahan gambut yang membutuhkan air dalam jumlah besar. Kondisi tersebut membuat pemadaman menjadi jauh lebih sulit, terutama ketika sumber air terbatas dan musim kemarau melanda sejumlah daerah.

Modifikasi Cuaca Terkendala Benih Awan

Selain keterbatasan air, pemerintah juga menghadapi kendala dalam upaya modifikasi cuaca. Ketersediaan benih awan yang terbatas membuat upaya hujan buatan belum bisa optimal, sementara hujan alami pun belum turun di sejumlah titik.

“Kalau benih awannya tidak ada, sehingga tidak terjadi hujan alami maupun hujan buatan, itu hambatan,” kata Tito.

Surfaktan untuk Atasi Krisis Air

Untuk menyiasati keterbatasan air, pemerintah mengupayakan penggunaan surfaktan, bahan kimia yang mampu meredakan api di lahan gambut dengan penggunaan air yang lebih sedikit. Bahan tersebut dinilai mampu mendinginkan sekaligus mematikan bara api meski hujan tak kunjung turun.

“Dengan bahan itu, dengan jumlah air yang lebih sedikit, dia mampu mendinginkan, meredakan, dan mematikan kebakaran di lahan gambut,” tuturnya.

Tito berharap berbagai upaya yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat segera meredakan karhutla. Ia juga berharap ketersediaan benih awan di sejumlah titik meningkat sehingga modifikasi cuaca dapat kembali dioptimalkan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Menko Polkam Dudung Abdurachman, Menteri Luar Negeri Armanatha Christiawan Nasir, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Syahganda Nainggolan, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, serta pihak terkait lainnya.

Sumber: Detik Terkini

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Topik

Komentar

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua