PolitikBerita

Mahfud MD Jelaskan Makna Kata Batal dalam Putusan MA

Redaksi Intarta

Oleh

Mahfud MD Jelaskan Makna Kata Batal dalam Putusan MA
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

Mahfud MD menjelaskan makna diksi "batal" dalam putusan Mahkamah Agung yang menyoal surat keterangan penyetaraan ijazah Gibran. Menurut Mahfud, poin penting dari putusan itu adalah gugatannya dikabulkan dan surat keterangan tersebut dibatalkan.

Penjelasan itu merujuk pada perkara yang dimohonkan Subhan, yang meminta agar surat keterangan itu dibatalkan. Mahfud menyebut, meski detail perkara yang satu dengan yang lain berbeda, intinya sama: putusan dikabulkan dan surat keterangan dinyatakan batal.

Baca Juga:MA Kabulkan Kasasi, Surat Penyetaraan Pendidikan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

Apa Arti Kata Batal Menurut Mahfud

Bagi Mahfud, kata "batal" dalam putusan tersebut memiliki konsekuensi yang jelas. Ia menilai, putusan itu semakin memperjelas pandangannya bahwa Gibran tidak memenuhi syarat pendidikan.

"Poinnya adalah putusannya dikabulkan. Surat keterangan dibatalkan."
Baca Juga:Demokrat Hormati Putusan MA, Sikap Resmi Masih Dipertimbangkan

Mahfud juga menyebut, sudah ada dua lembaga peradilan tertinggi yang menyatakan Gibran tidak memenuhi syarat sebagai wakil presiden. Pernyataan itu ia sampaikan sebagai penegasan atas makna putusan yang dibacanya.

Dampak dan Langkah Berikutnya

Bagi pembaca, penjelasan atas satu kata dalam putusan pengadilan seperti ini penting karena diksi hukum sering kali menentukan akibat hukumnya. Kata "batal" bukan sekadar penolakan, melainkan peniadaan berlakunya surat keterangan yang dipersoalkan.

Ke depan, yang ditunggu publik adalah bagaimana putusan ini ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait, serta apakah polemik seputar syarat pendidikan ini menemukan titik akhir atau justru berlanjut ke babak baru. Yang jelas, perdebatan ini menyangkut kepastian hukum atas dokumen yang menjadi dasar pencalonan, sehingga kejelasannya berdampak langsung pada kepercayaan publik terhadap proses hukum dan politik.

Sumber: YouTube - KOMPASTV

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua