Terkini
PolitikBerita

Foto Terbaru Kim Jong Un Dirilis, Patahkan Kabar Kematiannya

W

Oleh Redaksi Intarta

Rabu, 21 Okt 2026 12:22 WIB

Foto Terbaru Kim Jong Un Dirilis, Patahkan Kabar Kematiannya
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

Korea Utara mempublikasikan sejumlah foto terbaru pemimpinnya, Kim Jong Un, dalam kondisi yang tampak sehat. Kemunculan foto tersebut menjadi bantahan langsung atas kabar kematian Kim yang kembali beredar dalam beberapa hari terakhir.

Foto-foto yang dimuat surat kabar resmi Rodong Sinmun itu memperlihatkan Kim Jong Un yang berusia 42 tahun tengah meninjau pameran pakaian dan alas kaki, didampingi putrinya, Kim Ju Ae, beserta sejumlah pejabat.

Foto-foto tersebut muncul hanya beberapa jam setelah seorang pembelot China yang tinggal di Amerika Serikat, Wanjun Xie, mengklaim tanpa bukti bahwa Kim telah dibawa ke rumah sakit di Beijing dalam kondisi koma akibat perdarahan otak, lalu meninggal dunia.

Klaim Tanpa Bukti

Xie, yang menyebut dirinya ketua Partai Demokrat China — kelompok yang dilarang otoritas China — menyatakan Kim mengalami perdarahan otak parah dan harus dirawat di Beijing karena Korea Utara tidak memiliki fasilitas medis yang memadai. Ia juga menuduh rezim Pyongyang menyembunyikan kematian Kim dan diam-diam memulangkan jenazahnya.

Namun, belum ada pihak berwenang mana pun yang bisa mengonfirmasi klaim tersebut. Pejabat intelijen Korea Selatan mengatakan kepada kantor berita Yonhap bahwa mereka tidak mendengar informasi apa pun yang mendukung kabar itu.

Para pengamat pun menilai klaim itu sulit dipercaya. Andai terjadi krisis kesehatan mendadak pada pemimpin Korea Utara, kemungkinan besar akan muncul tanda-tanda di luar perbatasan — misalnya China memperketat keamanan perbatasan untuk mengantisipasi ketidakstabilan atau arus pengungsi, atau meningkatnya aktivitas di misi diplomatik Korea Utara. Tidak satu pun dari hal itu terjadi.

Mengapa Isu Ini Terus Berulang

Bagi pengamat Korea Utara, kabar semacam ini sudah menjadi pola yang berulang. Korea Utara merupakan salah satu negara paling tertutup di dunia, sehingga fakta sulit diverifikasi dan celah informasi mudah diisi spekulasi.

Pada 2020 lalu, seorang pembelot Korea Utara terkemuka pernah mengaku "99 persen yakin" Kim meninggal dunia usai operasi jantung. Tak lama kemudian Kim muncul di depan publik dan klaim itu pun runtuh dengan sendirinya.

Faktor pertama yang membuat isu ini terus hidup adalah soal suksesi. Korea Utara telah diperintah keluarga Kim selama tiga generasi, tetapi siapa yang akan menggantikan Kim Jong Un masih belum jelas. Intelijen Korea Selatan menduga Kim sedang menyiapkan putrinya sebagai penerus, namun Kim Ju Ae baru berusia sekitar 13 tahun dan belum pernah ditunjuk secara resmi sebagai pewaris.

Faktor kedua, kabar semacam itu tidak sepenuhnya mustahil. Kim dikenal bertubuh gemuk dan perokok berat. Badan intelijen Korea Selatan telah berulang kali memperingatkan bahwa gaya hidup Kim menempatkannya pada risiko penyakit jantung, dan masalah jantung serta stroke memang menurun dalam keluarga Kim.

Taruhannya pun tinggi bagi dunia internasional: setiap krisis kepemimpinan di Korea Utara memunculkan pertanyaan tentang kendali atas senjata nuklir negara itu serta potensi ketidakstabilan politik — isu yang dipantau ketat oleh Beijing, Seoul, dan Washington yang menempatkan sekitar 28.000 tentaranya di Korea Selatan.

Sumber: BBC News

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Topik

Komentar

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua