Satu Tewas dan Delapan Luka dalam Serangan ke Bandara King Fahd Arab Saudi
Oleh Redaksi Intarta
Kamis, 22 Okt 2026 11:42 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
Serangkaian Serangan ke Fasilitas Saudi
Serangan ini terjadi di hari yang sama ketika dua orang tewas setelah pertahanan udara Saudi mencegat sebuah drone yang mencoba menyerang fasilitas ladang minyak Shaybah milik Saudi Aramco, menurut keterangan Kementerian Energi Saudi.
Insiden terbaru ini menambah daftar serangan terhadap bandara-bandara di Arab Saudi di tengah memanasnya konflik antara pasukan Houthi dan pemerintah Yaman yang didukung Saudi dan diakui secara internasional.
Bandara Riyadh Juga Diserang Pekan Lalu
Pekan lalu, kerajaan melaporkan serangan proyektil terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada 11 Oktober menewaskan satu orang dan melukai 11 orang. Pada 10 Oktober, otoritas penerbangan sipil melaporkan serangan terpisah di bandara yang sama menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang.
Pada hari yang sama dengan serangan di Dammam, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memerintahkan diplomat dan anggota keluarga mereka untuk meninggalkan misi-misi AS di Arab Saudi di tengah serangan Houthi yang berlangsung. Kedutaan Besar AS di Riyadh juga mengeluarkan peringatan keamanan tentang kemungkinan serangan lanjutan oleh Houthi ke Arab Saudi.
Sumber: Al Jazeera
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Serangan di Bandara King Fahd Dammam Tewaskan 1 Orang, 8 Lainnya Luka-luka

China Kecam Serangan Houthi ke Bandara dan Fasilitas Energi Arab Saudi

Inggris Kirim Jet Tempur Typhoon Lindungi Arab Saudi dari Serangan Houthi

Terancam Serangan Houthi, AS Tarik Sebagian Pasukan dan Diplomat dari Timur Tengah

Ledakan Mengguncang Riyadh, Arab Saudi Klaim Rudal Houthi Berhasil Dicegat

Harga Minyak Dunia Naik Setelah AS Perintahkan Diplomat Tinggalkan Arab Saudi
Berita Terkini
Lihat Semua
Harga Minyak Dunia Naik Setelah AS Perintahkan Diplomat Tinggalkan Arab Saudi

Jelang Pemilu Sela, Amerika Serikat Tuding Kanada Coba Campuri Hasilnya

Celah Kritis PHP Ditemukan Lewat Kecerdasan Buatan, Sejumlah Negara Tutup Situs Pemerintah

Rudal Rusia Menghantam Kyiv, Tepat saat AS Mendorong Perundingan Damai

