Rp 1 Juta Berujung Maut: Tawuran Dua Kelompok Pecah di Makassar, Satu Pemuda Tewas
Oleh Redaksi Intarta
Kamis, 22 Okt 2026 11:24 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
Pertikaian antarkelompok yang berujung pembunuhan terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang pemuda berusia 22 tahun tewas akibat luka senjata tajam setelah diserang di depan Gereja HKBP, Jalan Rajawali, Kecamatan Mariso.
Kasus ini memicu keprihatinan karena motifnya terbilang sepele: sisa uang hasil penjualan anjing liar senilai Rp 1 juta.
Motif Balas Dendam
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel) Irjen Pol M. Awal Chairuddin mengungkapkan motif penyerangan tersebut. Kelompok pelaku menyerang sebagai bentuk balas dendam karena saudara korban tidak memperoleh sisa uang Rp 1 juta dari hasil penjualan anjing liar.
Ketegangan bermula pada Rabu (14/10/2026) malam. Para tersangka mendapat informasi bahwa seseorang telah dipukul oleh kelompok Kampung Kokolojia di depan gereja kawasan Jalan Rajawali dengan menggunakan ketapel dan anak panah.
Informasi itu kemudian memicu aksi penyerangan balasan. Pada dini hari Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 02.30 WITA, kedua kelompok terlibat bentrokan terbuka yang diwarnai aksi saling melempar batu dan penggunaan senjata tajam jenis busur.
Tujuh Tersangka Ditangkap
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan tujuh orang tersangka, satu di antaranya masih berusia 17 tahun. Para tersangka diduga berasal dari kelompok Rajawali Rusun yang telah lama bersitegang dengan kelompok Kampung Kokolojia.
Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis samurai, dua buah ketapel, anak busur, serta pakaian yang diduga berkaitan dengan peristiwa berdarah tersebut.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 262 ayat (4) KUHP juncto Pasal 472 huruf b KUHP. Kapolda Sulsel menegaskan kepolisian tidak akan memberi toleransi bagi segala bentuk aksi kekerasan jalanan atau perang kelompok yang mengancam nyawa masyarakat.
Sumber: JPNN
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Seorang Polisi Ditahan, Diduga Tembak Rekan Seprofesi hingga Tewas

Tuntut Karhutla Jadi Bencana Nasional, Mahasiswa Makassar Turun ke Jalan

Demo Biaya Hidup di Perancis Ricuh, Toko-toko Paris Dijarah Massa

Oknum Polisi Diduga Habisi Rekannya di Mako Pondok Cabe, Keluarga Duga Pelaku Lebih dari Satu

Bocah Penyandang Disabilitas di Surabaya Tewas, Diduga Dirundung Teman Sebaya

Tolak Rumahnya Dieksekusi PT KAI, Pria di Medan Siram Bensin dan Acungkan Parang
Berita Terkini
Lihat Semua
Badai Cedera Hantam Barcelona, Dani Olmo Menepi Empat Pekan Jelang El Clasico

Comeback Dramatis! Borneo FC Hantam Tainan City 3-1 dan Melaju ke Perempat Final AFC Challenge League

Dituding Melakukan Pencabulan, Ruben Onsu Melawan: Adukan Dugaan Laporan Palsu

Dukung KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU, Gus Ipul: Tak Terbukti, Kami Seret ke Pengadilan

