Libatkan Agen AS dalam Penggerebekan Narkoba, Mantan Jaksa Agung Chihuahua Didakwa Makar
Oleh Redaksi Intarta
Kamis, 22 Okt 2026 09:05 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
MEKSIKO — Jaksa federal Meksiko menjerat mantan jaksa agung negara bagian Chihuahua, César Jáuregui Moreno, dengan tuduhan makar. Ia dituding membiarkan agen Amerika Serikat ikut dalam penggerebekan laboratorium narkoba pada April lalu tanpa izin yang sah menurut hukum Meksiko.
Jáuregui menjabat sebagai jaksa agung Chihuahua dari 2023 hingga tahun ini. Keterlibatan agen AS baru terungkap setelah dua agen AS — yang disebut media AS bekerja untuk CIA — tewas dalam kecelakaan mobil di Chihuahua bersama dua aparat penegak hukum Meksiko.
Dituduh Langgar Kedaulatan
Jaksa Agung Ernestina Godoy Ramos menyebut Jáuregui membiarkan agen asing menjalankan kegiatan yang hanya boleh dilakukan otoritas Meksiko dan gagal berbagi informasi sebagaimana diwajibkan. Jáuregui membantah seluruh tuduhan tersebut.
Mantan jaksa yang merupakan anggota partai oposisi konservatif PAN itu ditangkap pada akhir pekan lalu. Seorang hakim masih harus menentukan apakah bukti yang ada cukup untuk melanjutkan perkara ke persidangan.
Tekanan dari AS
Jáuregui juga menghadapi dakwaan tingkat negara bagian di Chihuahua, termasuk penyalahgunaan jabatan. Dalam sidang kasus tersebut pada Minggu lalu, ia membantah memerintahkan atau menyetujui keterlibatan agen AS dalam operasi itu.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum berada di bawah tekanan Presiden AS Donald Trump untuk menindak keras perdagangan narkoba, namun berulang kali menolak tawaran operasi pemberantasan narkoba yang dipimpin AS di wilayah negaranya. Ia menegaskan pejabat asing hanya boleh beroperasi di Meksiko atas izin pemerintah federal.
Kecelakaan yang menewaskan empat orang itu terjadi pada 19 April, ketika konvoi yang kembali dari operasi penargetan laboratorium metamfetamin di daerah pegunungan terpencil keluar dari jalan dan jatuh ke jurang.
Sumber: BBC News
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Dituduh Racuni Rekan Peneliti dengan Akrilamida, Mahasiswa di AS Ditangkap Saat Kabur

Penasihat Zelensky: Warga Ukraina Tewas karena AS Batasi Berbagi Intelijen

Kremlin Sebut Risiko Penggunaan Senjata Nuklir Kini Sangat Ekstrem

Eks Karyawan OpenAI Pasang Alat Perekam, Jaksa: Didukung Pemerintah Saudi

Trump Tuduh Zelensky Tak Mau Perang Berakhir, Bela Alasan Longgarkan Sanksi Rusia

Washington-Tel Aviv Kabarnya Matangkan Serangan ke Iran Usai Pemilu AS
Berita Terkini
Lihat Semua
Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Bharada Andika Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Komnas HAM Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM di Balik Karhutla

Kremlin Sebut Risiko Penggunaan Senjata Nuklir Kini Sangat Ekstrem

Dokter di Bandung Dibekuk karena Diduga Cabuli Anak Kandungnya yang Berusia 3,5 Tahun

