Demo Biaya Hidup di Perancis Ricuh, Toko-toko Paris Dijarah Massa
Oleh Redaksi Intarta
Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri Perancis, demonstrasi di berbagai kota diikuti sekitar 550.000 orang. Namun serikat pekerja CGT yang turut berpartisipasi mengklaim jumlah peserta mencapai 800.000 orang.
Baca Juga:
Prancis Terbakar Amarah: Demo Biaya Hidup Bakar Balai Kota Berusia 140 Tahun, 1.200 DitangkapDi Paris, kelompok-kelompok pemuda bertopeng menjarah toko-toko di pusat kota nyaris tanpa perlawanan berarti di sejumlah titik. Kaca jendela toko dipecahkan, pintu gulung dijebol, dan rak-rak berisi rokok, kacamata, pakaian, perhiasan, hingga makanan dikosongkan. Wartawan menyaksikan para penjarah keluar dari supermarket sambil membawa tas penuh kue, jus buah, dan minuman keras.
Place de la Republique Porak-poranda
Di kawasan ikonik Place de la Republique, pecahan kaca dan puing berserakan, sepeda-sepeda dibakar mengepulkan asap tebal. Di Champs-Élysées, etalase toko-toko mewah hancur dan sejumlah di antaranya dijarah.
Baca Juga:
Amarah Warga Eropa Pecah: Demo Biaya Hidup Meluas dari Prancis ke Italia, Belgia, hingga PortugalWali Kota Paris Emmanuel Gregoire menyebut sejumlah jalan di Ibu Kota rusak parah setelah kelompok pemuda bertopeng membakar mobil-mobil yang terparkir dan menjarah banyak toko.
Ribuan Ditangkap, Ratusan Petugas Terluka
Kementerian Dalam Negeri melaporkan sekitar 2.400 orang ditangkap dalam kerusuhan itu, sementara sekitar 1.000 polisi dan gendarme terluka, tujuh di antaranya luka serius. Sekitar 1.500 usaha rusak di seluruh negeri, dan balai kota Limoges yang berdiri sejak abad ke-19 dibakar massa.
Untuk mengendalikan situasi, polisi melepaskan gas air mata dan menggunakan meriam air menghadapi pengunjuk rasa yang melemparkan berbagai benda dan menembakkan kembang api.
Perdana Menteri Perancis Sebastien Lecornu mengecam aksi kekerasan berintensitas ekstrem tersebut. Unjuk rasa yang digerakkan gerakan rompi kuning, pelajar, dan serikat pekerja ini menambah ketidakpastian politik Perancis menjelang pemilihan presiden dalam enam bulan ke depan.
Sumber: Kompas
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Prancis Terbakar Amarah: Demo Biaya Hidup Bakar Balai Kota Berusia 140 Tahun, 1.200 Ditangkap

Amarah Warga Eropa Pecah: Demo Biaya Hidup Meluas dari Prancis ke Italia, Belgia, hingga Portugal

Empat Negara Eropa Dilanda Kerusuhan, Demo Biaya Hidup di Prancis Paling Parah

Gelombang Protes Biaya Hidup di Prancis Menyebar ke Sejumlah Negara Eropa

GRIB Jaya Geruduk Kantor ATR/BPN, Bawa Spanduk Desak Mafia Tanah Ditangkap

Koalisi Buruh Batal Demo 20 Oktober, Pilih Kawal Aturan Turunan UU Ketenagakerjaan
Berita Terkini
Lihat Semua
Diikuti Penenun Se-Sumut, Jabu Bonang Awards 2026 Jadi Apresiasi Perdana bagi Pelestari Wastra

Usai Eksepsinya Ditolak, Roy Suryo Singgung Kesaksian Freddy Damanik dan Andi Azwan soal Ijazah Jokowi

Komdigi Gempur Judi Online, Mantan Pemain: Saya Bisa Berhenti

Debat Pasal 18 Ayat 3 PKPU: DPR Sebut Pasal Selundupan, Relawan Tegaskan Aturan Tetap Sah

