OlahragaBerita

Drama Penalti Gagal dan Gol Menit Akhir Warnai Duel Sengit Papan Atas

Redaksi Intarta

Oleh

Drama Penalti Gagal dan Gol Menit Akhir Warnai Duel Sengit Papan Atas
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

Bayern Munich dua kali memimpin, tetapi harus puas berbagi angka setelah Borussia Dortmund mencuri gol penyeimbang di pengujung laga. Harry Kane, pemenang Ballon d'Or yang baru dinobatkan pada awal pekan, gagal mengeksekusi penalti dan membentur tiang gawang, sementara Fabio Silva mencetak gol pada menit ke-89 untuk memastikan skor akhir 2-2. Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi 18 poin, dengan Bayern tetap di puncak berkat selisih gol.

Jalannya Laga yang Penuh Drama

Baca Juga:Tiga Gol di Babak Pertama Akhiri Derbi Sengit, Rekor Buruk Rival Kian Panjang

Babak pertama berjalan bak roller coaster. Michael Olise membentur tiang gawang, Ismael Saibari menyia-nyiakan peluang emas sebelum akhirnya cedera dan meninggalkan stadion dengan kruk, dan satu gol tim tamu dianulir wasit lewat VAR. Bayern akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-38 lewat gol Konrad Laimer dari bola rebound, setelah tembakan pertamanya diblok kiper Gregor Kobel.

Drama berlanjut selepas jeda. Tendangan penalti Kane pada menit ke-56 menghantam mistar gawang saat Bayern masih unggul 1-0. Dortmund menyamakan kedudukan lewat Serhou Guirassy pada menit ke-60, tetapi kegembiraan itu hanya bertahan enam menit karena Dayot Upamecano menyambar umpan Kane dari jarak dekat. Kane kembali membentur tiang lewat tembakan mendatarnya, sebelum Silva memastikan hasil imbang pada menit ke-89. Lennart Karl bahkan masih sempat melihat tembakannya pada masa injury time membentur mistar.

Badai Cedera dan Jadwal Padat di Depan

Baca Juga:Gol Menit ke-85 Memastikan Comeback 2-1 di Laga Papan Atas

Selain kehilangan dua poin, Bayern juga dihantui badai cedera. Saibari, Serge Gnabry, dan Olise ditarik keluar karena cedera, dan kondisi pergelangan kaki Saibari disebut tampak serius. Asisten pelatih Aaron Danks, yang memimpin tim karena pelatih kepala Vincent Kompany sedang sakit, mengaku puas dengan performa tim terutama di babak kedua, tetapi kecewa karena kemenangan lepas dari genggaman.

Bagi pembaca Indonesia, duel seperti ini adalah gambaran betapa ketatnya persaingan gelar musim ini: dua tim teratas sama kuat, sama-sama punya peluang, dan satu momen saja bisa mengubah segalanya. Dampaknya terasa langsung ke pekan berikutnya, sebab Bayern sudah ditunggu laga Liga Champions melawan Atletico Madrid pekan depan dengan skuad yang pincang. Bagaimana tim medis memulihkan para pemain cedera dalam waktu singkat akan sangat menentukan laju mereka, baik di liga domestik maupun di Eropa.

Sumber: CNA

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua