Iran Siapkan 'Bapak Segala Bom' untuk Tandingi MOAB Amerika Serikat
Oleh Redaksi Intarta
Kamis, 22 Okt 2026 10:59 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
Pernyataan itu disampaikan beberapa hari setelah media-media Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa Pentagon berencana menjatuhkan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) — yang dijuluki "Ibu dari Segala Bom" — di Iran. Militer Iran tak gentar dan mengklaim mampu meladeninya dengan rudal-rudal ampuh Teheran.
"Sesuatu yang Baru bagi Pihak Musuh"
"Kami sedang dalam tahap persiapan untuk meluncurkan 'Bapak dari Segala Bom'. Ini adalah sesuatu yang baru bagi pihak musuh," ujar Mohebi.
Dia tidak memberikan perincian lebih lanjut mengenai senjata tersebut. Selama ini hanya Rusia yang diketahui memiliki FOAB.
FOAB: Bom Termobarik Non-Nuklir Terkuat
FOAB secara resmi bernama Aviation Thermobaric Bomb of Increased Power (ATBIP) — senjata termobarik non-nuklir paling kuat di dunia yang dikembangkan Rusia sebagai tandingan MOAB milik AS.
Kekuatan ledakannya setara sekitar 44 ton TNT — sekitar empat kali lebih kuat daripada MOAB AS. FOAB menghasilkan gelombang kejut dan panas ekstrem dengan radius kehancuran yang sangat luas. Senjata ini telah diuji coba secara publik oleh Rusia pada 11 September 2007.
Sumber: SINDOnews
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Washington-Tel Aviv Kabarnya Matangkan Serangan ke Iran Usai Pemilu AS

Sesumbar Trump: AS Sudah Lumpuhkan Iran, Rusia dan China Disebut Tak Berperan

Terancam Serangan Houthi, AS Tarik Sebagian Pasukan dan Diplomat dari Timur Tengah

Iran Tegaskan Tak Akan Menyerahkan Uranium yang Diperkaya ke AS

Muhammadiyah Murka Trump Jadikan Nama 'Mohammad' Bahan Candaan: Sangat Menyakitkan

Penasihat Zelensky: Warga Ukraina Tewas karena AS Batasi Berbagi Intelijen
Berita Terkini
Lihat Semua
Dukung KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU, Gus Ipul: Tak Terbukti, Kami Seret ke Pengadilan

Sesumbar Trump: AS Sudah Lumpuhkan Iran, Rusia dan China Disebut Tak Berperan

Kaitkan dengan Israel, Malaysia Larang PNS Gunakan Waze demi Keamanan Data

Candi Bajang Ratu, Gapura Megah Peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan

