FinansialArtikel

Belum Untung, Perusahaan AI Ini Diincar dengan Nilai Fantastis

Redaksi Intarta

Oleh

Belum Untung, Perusahaan AI Ini Diincar dengan Nilai Fantastis
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

INTARTA.com - Bayangkan sebuah perusahaan berusia lima tahun yang nilainya diperkirakan tembus 2 triliun dolar AS, setara sekitar Rp32.000 triliun, saat pertama kali menjual sahamnya ke publik. Itulah yang tengah dibicarakan soal Anthropic, perusahaan pembuat chatbot AI Claude, menjelang rencana penawaran saham perdananya.

Menurut laporan Financial Times yang dikutip banyak media pada pertengahan Agustus 2026, sejumlah investor Anthropic memperkirakan perusahaan ini akan melantai di bursa pada Oktober 2026 dengan valuasi setidaknya 2 triliun dolar AS. Jika target itu tercapai, penawaran saham perdana tersebut akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah pasar saham.

Baca Juga:Anthropic Resmi Ajukan IPO, Valuasi Ditaksir hingga 2 Triliun Dolar AS

Proyeksi Investor, Bukan Target Resmi

Penting ditegaskan, angka itu merupakan proyeksi para investor, bukan target resmi manajemen Anthropic. Menurut laporan yang sama, para eksekutif senior perusahaan disebut belum menetapkan angka valuasi pasti, bahkan dalam pembicaraan internal sekalipun.

Pada Mei 2026, Anthropic mengumumkan pendapatan tahunan mereka, dihitung dari performa bulan berjalan yang disetahunkan, mencapai 47 miliar dolar AS. Lalu, menurut Bloomberg, pendapatan kuartal kedua 2026 mereka mencapai 11,5 miliar dolar AS, melonjak 14 kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sejumlah investor bahkan memproyeksikan pendapatan tahunan Anthropic bisa mencapai 100 sampai 120 miliar dolar AS pada akhir 2026.

Baca Juga:Pengungkapan Bandar Saham Gorengan Jadi Ujian Kepercayaan Pasar

Sebagai konteks, pada putaran pendanaan swasta terakhirnya pada Mei lalu, Anthropic dinilai sekitar 965 miliar dolar AS, hampir 1 triliun dolar. Target 2 triliun dolar untuk penawaran perdana ini praktis berarti melipatgandakan valuasi perusahaan hanya dalam hitungan bulan, sesuatu yang terdengar ekstrem, tetapi menurut sejumlah investor sebanding dengan laju pertumbuhan pendapatan yang mereka catat.

Pembandingnya: SpaceX yang Kini Bukan Murni Roket

Pembanding yang paling sering dipakai adalah SpaceX, perusahaan roket dan internet satelit milik Elon Musk yang sempat mencatatkan penawaran perdana terbesar dalam sejarah. SpaceX melantai di bursa Juni 2026 dengan valuasi 1,77 triliun dolar AS, sempat menembus 2 triliun dolar, lalu turun kembali ke kisaran 1,9 triliun dolar saat ini.

Ada detail penting yang sering terlewat: sejak SpaceX bergabung dengan xAI, perusahaan AI milik Musk yang membuat chatbot Grok, pada awal 2026, bisnis SpaceX bukan lagi murni soal roket. Dari total pendapatan kuartal kedua mereka, hanya 12 persen yang berasal dari bisnis peluncuran roket. Mayoritas, 54 persen, datang dari Starlink, layanan internet satelitnya. Sisanya, sekitar 33 persen, dari bisnis AI Grok, yang justru menjadi mesin pertumbuhan utama dengan kenaikan hampir 250 persen dibanding tahun sebelumnya.

Jadi kalau Anthropic, yang produk utamanya Claude bersaing langsung dengan Grok, sudah membukukan pendapatan lebih besar dari total pendapatan tahunan SpaceX dan tumbuh jauh lebih cepat, argumen investor adalah wajar jika valuasinya berpotensi melampaui SpaceX.

Gelembung atau Justru Terlalu Rendah

Di sinilah muncul perdebatan. Sejumlah analis, termasuk yang dikutip Forbes, mempertanyakan apakah valuasi setinggi ini justru pertanda gelembung di industri AI, mengingat biaya operasional model AI kelas atas sangat mahal, sementara model open-source menjadi pesaing yang makin agresif. Fortune turut mencatat Anthropic, seperti kebanyakan perusahaan AI generasi ini, belum mencatatkan laba tahunan yang signifikan, sehingga valuasi 2 triliun dolar sangat bergantung pada asumsi pertumbuhan masa depan, bukan kinerja keuangan yang sudah terbukti.

Di sisi lain, ada pula analis yang menilai target ini justru terlalu rendah. Salah satu investor bahkan menyebut 2 triliun dolar sebagai batas bawah yang sangat rendah, dengan alasan laju pertumbuhan Anthropic yang mereka nilai bisa mendukung valuasi hingga 3 triliun dolar.

Angka-angka di atas masih berupa proyeksi dan ekspektasi pasar, bukan kepastian. Anthropic sendiri telah mengajukan pendaftaran penawaran perdana secara rahasia ke regulator pasar modal, namun belum mengumumkan tanggal pasti, harga saham, atau bursa tempat mereka akan tercatat. Tulisan ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi investasi, keputusan membeli atau tidak membeli saham perusahaan mana pun sebaiknya mempertimbangkan riset dan nasihat dari profesional keuangan tepercaya.

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua