OlahragaBerita

Dua Kali Unggul, Liverpool Justru Tumbang Lewat Gol Menit Akhir

Redaksi Intarta

Oleh

Dua Kali Unggul, Liverpool Justru Tumbang Lewat Gol Menit Akhir
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

ISTANBUL - INTARTA.com - Keunggulan dua kali tak cukup bagi Liverpool untuk membawa pulang poin. Fenerbahce membalikkan keadaan dan menang 3-2 pada matchday keempat fase liga Liga Champions, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, lewat gol sundulan Vedat Muriqi pada menit ke-79.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Fenerbahce di Liga Champions musim ini. Sebaliknya, Liverpool menelan kekalahan perdana dari empat pertandingan dan sementara tertahan di peringkat kelima klasemen.

Baca Juga:Drama Menit Akhir: Gol Telat Membalikkan Kekalahan, Kejutan Lain Menanti Sang Raksasa

Dua Kali Unggul, Dua Kali Disamakan

Liverpool membuka keunggulan lewat Trey Nyoni pada menit ke-25. Namun keunggulan itu hanya bertahan empat menit, karena Mason Greenwood menyamakan kedudukan pada menit ke-29.

Pola yang sama terulang di babak kedua. Gol Alexander Isak pada menit ke-69 membawa Liverpool kembali memimpin, tetapi Archie Brown membalas pada menit ke-73. Momentum itu akhirnya menjadi milik tuan rumah ketika Muriqi menanduk bola menjadi gol kemenangan pada menit ke-79, dan skor tak berubah hingga peluit akhir.

Baca Juga:Gol Injury Time Valverde Selamatkan Madrid dari Hasil Imbang

Pertahanan Rapuh Jadi Sorotan

Tim asuhan Andoni Iraola sebenarnya mendominasi penguasaan bola sejak awal, dengan sejumlah peluang dari Victor Munoz dan skema bola mati. Namun lini belakang yang rapuh membuat setiap keunggulan selalu dibalas dalam waktu kurang dari lima menit.

Di sisi lain, Fenerbahce asuhan Dirk Kuyt menunjukkan kesabaran dan ketajaman di momen-momen penting. Setiap kali tertinggal, mereka merespons cepat, dan pada akhirnya gol Muriqi memastikan tiga poin pertama mereka musim ini.

Apa Artinya Bagi Peta Persaingan

Kekalahan ini belum mengancam langkah Liverpool, tetapi memperketat persaingan di papan atas klasemen fase liga, di mana selisih poin antartim semakin tipis. Setiap tim kini dituntut menjaga konsistensi, sebab satu kekalahan bisa menggeser posisi secara signifikan.

Bagi penikmat sepak bola di Indonesia, hasil seperti ini kembali mengingatkan bahwa pertandingan Eropa kini mudah diikuti lewat siaran dan sorotan media sosial. Duel tim-tim besar dengan alur yang berubah dalam hitungan menit menjadi tontonan yang mudah dibagikan dan diperbincangkan, dari warung kopi hingga grup percakapan penggemar. Laga berikutnya akan menjadi ujian pemulihan bagi Liverpool, sementara Fenerbahce berusaha menjadikan kemenangan ini sebagai titik balik musim mereka.

Sumber: Tribunnews

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkini

Lihat Semua