Empat Napi Jadi Tersangka Kematian Rekan Satu Kamar di Lapas Muaradua
Oleh Redaksi Intarta
Minggu, 25 Okt 2026 14:32 WIB

Reading Comfort
adjust the font size
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa puluhan saksi dan mendalami hasil autopsi jenazah korban. Pemeriksaan medis menemukan sejumlah luka serius pada tubuh Adi Waswara, mulai dari memar di kepala hingga patah tulang rusuk.
Baca Juga:
Oknum Polisi Diduga Habisi Rekannya di Mako Pondok Cabe, Keluarga Duga Pelaku Lebih dari Satu25 Saksi Diperiksa, Empat Tersangka Ditetapkan
Keempat tersangka masing-masing berinisial RK, R, Y, dan R. Berdasarkan penyelidikan sementara, tersangka berinisial RK diduga memiliki peran utama dalam peristiwa penganiayaan tersebut. Namun penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka untuk mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua pada Jumat sekitar pukul 06.30 WIB, kini sudah ada titik terang,” kata Aston dalam keterangan yang diterima di Palembang, Sabtu (24/10/2026).
Dugaan Dipicu Persoalan Uang
Polisi mengungkap dugaan bahwa penganiayaan dipicu persoalan uang. Korban diduga dituduh mencuri uang milik tersangka RK, sehingga memunculkan perselisihan yang berujung pada kekerasan.
Hasil autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang mengungkap sejumlah luka pada tubuh korban. Selain memar di kepala dan patah tulang rusuk, paru-paru kiri korban dilaporkan melekat pada dinding rongga dada. Temuan tersebut menjadi bahan penting bagi penyidik untuk mendalami dugaan penganiayaan yang dialami korban.
Dijerat Pasal Penganiayaan
Atas dugaan perbuatan tersebut, keempat tersangka dijerat Pasal 466 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Pasal tersebut memiliki ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.
Penyidikan masih terus berjalan untuk melengkapi rangkaian peristiwa yang menewaskan Adi Waswara di dalam lapas.
Sumber: Kompas.com
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
Ikuti Intarta di
Berita terkini setiap hari, langsung di beranda Facebook Anda.
intarta
Berita & Media
Komentar
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Oknum Polisi Diduga Habisi Rekannya di Mako Pondok Cabe, Keluarga Duga Pelaku Lebih dari Satu

Seorang Polisi Ditahan, Diduga Tembak Rekan Seprofesi hingga Tewas

Tragedi di Markas Korpolairud: Polisi Tewas Ditembak Rekannya Sendiri

Karyawan Mitra PGN Jadi Tersangka Ledakan Maut di Perumahan Elit Grand Polonia Medan

Foto Terbaru Kim Jong Un Dirilis, Patahkan Kabar Kematiannya

NATO Tambah Armada Pengintai di Laut Hitam usai Serangan Rusia Makin Brutal
Berita Terkini
Lihat Semua
Bukan Sekadar Pencari Nafkah, Ini Sosok Ayah yang Diinginkan Alquran

Lolos Verifikasi, Sayuti Achmad Selangkah Lebih Dekat Menuju Kursi Ketua PWI Aceh

Sekretaris Golkar Sumut Viktor Silaen Minta Maaf atas Insiden di Taman Makam Pahlawan

Rico Waas Dipuji Wujudkan Medan BERTUAH: Bantuan Kuliah, Ijazah Ditebus, hingga Sampah Diangkut

