Pemerasan Lewat Video Call Seksual Makin Marak, Ini Cara Melindungi Diri
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Pemerasan bermodus video call seksual, yang dikenal dengan singkatan VCS, meningkat pesat dan menjadi ancaman serius di media sosial. Rekaman privat yang awalnya bersifat pribadi disalahgunakan pelaku kejahatan siber untuk memeras korban.
Modus Pelaku dan Korban yang Berjatuhan
Polanya berulang: pelaku menyamar, biasanya berpura-pura menjadi perempuan, lalu mengajak korban melakukan video call. Saat aktivitas berlangsung, pelaku merekamnya dan mengancam akan menyebarkannya kepada keluarga, teman, atau publik bila korban tidak membayar sejumlah uang.
Salah satu kasus yang terungkap menimpa puluhan korban sekaligus. Seorang pria berusia 22 tahun ditangkap setelah memeras 50 korban dengan modus rekaman VCS, meraup total sekitar Rp500 juta. Korban lain di Tigaraksa bahkan dipaksa mengirim uang hingga puluhan juta rupiah di bawah ancaman penyebaran video.
Dampak Psikologis yang Tidak Ringan
Menurut riset American Psychological Association pada 2023, korban pemerasan daring rentan mengalami depresi, kecemasan, gangguan stres pasca trauma, dan penurunan harga diri. Ancaman publikasi konten pribadi memicu rasa malu, takut, dan stres berkepanjangan, bahkan sampai isolasi sosial dan terganggunya fungsi sehari-hari.
Kasus viral yang menimpa seorang guru muda, yang video pribadinya tersebar tanpa persetujuan setelah ia dijebak kenalan daringnya, menjadi pengingat betapa cepatnya stigma menyebar di era digital. Korban sampai membutuhkan pendampingan psikologis, dan karier serta hubungan sosialnya ikut terancam.
Enam Langkah Praktis Bila Menjadi Target
Pemerasan VCS adalah ancaman nyata yang menuntut kewaspadaan bersama: edukasi digital sejak dini, perlindungan privasi, penegakan hukum yang tegas, dan akses layanan kesehatan mental bagi korban.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Bisnis Siaran Dewasa Ilegal Terbongkar, Pengelola Raup Ratusan Juta

Cantik Itu Boleh, Pamer Berlebihan Tidak: Mengenal Tabarruj yang Sering Diabaikan

Dituduh Asusila, Terapis Pijat di Johar Baru Diperas Rp600 Ribu, Lima Pelaku Ditangkap

Diduga Dirundung dan Diperas Kakak Kelas, 14 Siswi SMP di Ciputat Dilaporkan Jadi Korban

Otak Gen Z Dipaksa Lembur Setiap Hari: dari Brain Rot sampai Brain Fry

Kenalan di Facebook, Pria Residivis di Purbalingga Tipu 15 Wanita dan Gelapkan Motor Korban
Berita Terkini
Lihat Semua
Perlambatan Ekonomi Diprediksi Lebih Tajam dan Panjang, Kenaikan Suku Bunga Kelima Membayangi

Demi Ekspansi Kecerdasan Buatan, Raksasa Teknologi Cari Dana 20 Miliar Dolar

Pujian Tulus Sang Pelatih untuk Peraih Bola Emas Jelang Laga Besar

Usulan Donor Organ Anak Dicabut Setelah Tuai Kritik Keras








