Axon Gelontorkan 1,2 Miliar Dolar ke Pembuat Drone Skydio, Sahamnya Malah Anjlok
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
AMERIKA SERIKAT - INTARTA.com - Produsen perangkat keamanan Axon Enterprise mengumumkan investasi tambahan sebesar 1,2 miliar dolar AS di perusahaan pembuat drone Skydio. Dengan kesepakatan ini, Axon menjadi distributor eksklusif Skydio di Amerika Serikat dan Kanada.
Langkah ini menegaskan besarnya permintaan drone di kalangan kepolisian, layanan darurat, dan instansi pemerintah. Skydio mengembangkan drone otonom berbasis kecerdasan buatan yang dipakai lembaga keselamatan publik dan pelanggan militer di seluruh Amerika Serikat.
Baca Juga:Demi Ekspansi Kecerdasan Buatan, Raksasa Teknologi Cari Dana 20 Miliar DolarInvestasi baru itu akan menaikkan kepemilikan saham Axon di Skydio menjadi sekitar 37 persen, dengan valuasi perusahaan drone tersebut mencapai 5,2 miliar dolar AS sebelum pendanaan. Transaksi yang terdiri dari campuran tunai dan saham Axon ini diperkirakan rampung pada kuartal keempat 2026 dan kuartal pertama 2027.
Saham Anjlok Setelah Proyeksi Dipangkas
Kabar investasi besar itu justru dibarengi kabar kurang menggembirakan bagi pemegang saham. Saham Axon merosot sekitar 14 persen menjadi 329 dolar AS pada perdagangan setelah jam bursa, setelah perusahaan memangkas proyeksi pertumbuhan pendapatan tahunan dan gagal memenuhi ekspektasi laba kuartal ketiga.
Baca Juga:Laba Dua Raksasa Dagang Melonjak, Proyeksi Keuntungan Direvisi ke Rekor TertinggiAxon membukukan laba per saham yang disesuaikan sebesar 1,72 dolar AS, di bawah ekspektasi analis 1,88 dolar AS menurut data LSEG. Perusahaan juga memangkas proyeksi pertumbuhan pendapatan setahun penuh 2026 menjadi sekitar 30 persen, dengan alasan tidak memasukkan tiga proyek Dedrone federal senilai total sekitar 130 juta dolar AS.
Drone Tiba Lebih Dulu dari Petugas
Di balik angka-angka itu, Axon menonjolkan kinerja program Drone as First Responder (DFR) miliknya. Menurut perusahaan, waktu respons prioritas di instansi yang memakai program tersebut terpangkas hingga 65 persen, dan drone tiba sebelum petugas pada sekitar 80 persen panggilan yang diterbangkan.
Angka itu menjelaskan mengapa Axon berani menambah taruhan besar di Skydio: drone bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan sudah menjadi mata pertama di lapangan saat keadaan darurat.
Relevan bagi Layanan Darurat di Indonesia
Perkembangan ini juga patut dicermati dari Indonesia, di mana drone mulai dipakai untuk pemantauan bencana, pengawasan lalu lintas, hingga pemetaan wilayah. Konsep drone sebagai penanggap pertama menawarkan pelajaran praktis: respons yang lebih cepat sering kali ditentukan oleh siapa yang lebih dulu melihat lokasi kejadian, bukan siapa yang lebih dulu tiba dengan kendaraan.
Kepolisian dan badan penanggulangan bencana di Indonesia yang tengah memperluas pemakaian drone dapat mengambil pelajaran dari model DFR, termasuk soal pelatihan operator, aturan ruang udara, dan perlindungan data warga yang terekam kamera drone. Di sisi lain, anjloknya saham Axon menjadi pengingat bahwa pasar menilai kesepakatan besar bukan dari besarnya nilai investasi semata, melainkan dari kemampuan perusahaan menjaga pertumbuhan pendapatan.
Sumber: CNA
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Demi Ekspansi Kecerdasan Buatan, Raksasa Teknologi Cari Dana 20 Miliar Dolar

Laba Dua Raksasa Dagang Melonjak, Proyeksi Keuntungan Direvisi ke Rekor Tertinggi

Saham Produsen Chip Melonjak Usai Proyeksi Pertumbuhan AI Melampaui Perkiraan

Arm Lampaui Perkiraan Pendapatan Berkat Dorongan AI dan Pusat Data

Kerugian Perang Membengkak Hingga Ratusan Triliun, Beban Anggaran Militer Kian Berat

Penjualan Chip Ponsel Meleset, Saham Raksasa Semikonduktor Anjlok
Berita Terkini
Lihat Semua
Gaji Rp3 Juta Bisa Investasi? Ini 7 Pilihan yang Masuk Akal Setelah Gajian


Gajian Habis Sebelum Akhir Bulan? Begini Cara Mengatur Uang agar Tidak Boros

Tenang Mengatur Uang Keluarga, Istri Cerdas Finansial Menyiapkan Masa Depan dari Keputusan Kecil


