OlahragaBerita

Bermain dengan Sepuluh Orang, Setan Merah Pulang dengan Tangan Hampa

Redaksi Intarta

Oleh

Bermain dengan Sepuluh Orang, Setan Merah Pulang dengan Tangan Hampa
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

Manchester United harus pulang dengan tangan hampa setelah kalah 0-2 dari Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Stamford Bridge, London, Sabtu, 31 Oktober 2026. Kekalahan Setan Merah tidak lepas dari kartu merah yang diterima Lisandro Martinez pada babak kedua.

Babak Pertama Berimbang, Kebuntuan Pecah di Babak Kedua

Baca Juga:Kartu Merah Mengubah Laga, Tim Tamu Pulang Tanpa Poin

Pertandingan berlangsung cukup berimbang pada babak pertama. Manchester United bahkan tampil lebih menjanjikan dan mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun, kedua tim gagal mencetak gol hingga turun minum. Skor 0-0 bertahan meski United unggul dalam catatan expected goals (xG), yakni 1,01 berbanding 0,28 milik Chelsea.

Kebuntuan baru pecah lima menit setelah babak kedua dimulai. Chelsea unggul 1-0 pada menit ke-50 melalui Morgan Rogers. Gol tersebut berawal dari keberhasilan Romeo Lavia merebut bola di lini tengah sebelum mengirimkan umpan kepada Rogers. Gelandang Chelsea itu kemudian menusuk ke kotak penalti, melewati Harry Maguire, dan menaklukkan kiper Senne Lammens dengan tendangan cungkil.

Kartu Merah Jadi Titik Balik

Baca Juga:Nasib Berbalik Dua Raksasa Sekota: Satu di Puncak, Satu di Ambang Degradasi

Situasi Manchester United semakin sulit setelah Martinez menerima kartu kuning kedua pada menit ke-63. Bek asal Argentina itu melakukan pelanggaran terhadap Wesley Fofana di kotak penalti. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit menunjuk titik putih sekaligus mengusir Martinez dari lapangan.

Cole Palmer yang menjadi eksekutor sukses menggandakan keunggulan Chelsea pada menit ke-64. Tendangan penaltinya sempat terbaca Lammens, tetapi bola tetap meluncur melewati tangan sang kiper dan masuk ke gawang Manchester United.

Apa Artinya bagi Penggemar di Indonesia

Bagi penggemar di Indonesia, hasil ini terasa pahit karena United sebenarnya tampil menjanjikan di babak pertama dan unggul dalam peluang. Kekalahan ini juga menjadi pelajaran klasik sepak bola: satu momen kehilangan fokus dan satu kartu merah bisa membalikkan pertandingan yang tadinya berimbang.

Ke depan, United harus segera berbenah dalam penyelesaian akhir dan disiplin bertahan, sementara Chelsea mendapat modal kepercayaan diri penting dari kemenangan atas rival besar. Persaingan di papan atas pun dipastikan makin panas pada pekan-pekan berikutnya.

Sumber: SINDOnews

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua