Dukungan Penuh untuk Bos Raksasa Chip di Tengah Laporan Plot Spionase
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
Presiden Donald Trump menyatakan dukungannya kepada kepala raksasa chip Nvidia, Jensen Huang, setelah muncul laporan bahwa Huang menjadi target plot spionase. Trump menegaskan pemerintahnya akan memeriksa persoalan itu dengan sangat saksama.
Pernyataan itu disampaikan Trump pada Sabtu, 31 Oktober, kepada wartawan di kediamannya di Florida. Trump menyebut Huang sebagai sosok yang cemerlang dan layak dilindungi.
Baca Juga:Sesumbar Bisa Beres dalam 10 Menit, Ancaman Serangan Baru Kembali MengemukaLaporan yang Memicu Perhatian
Trump mengaku tidak mengetahui detail spesifik persoalan tersebut, tetapi berharap Huang baik-baik saja. Ketika ditanya apakah ia akan mempertahankan Huang sebagai penasihat, Trump menjawab ya, selama tidak ditemukan hal yang bertentangan, karena selama ini ia menilai Huang sebagai sosok yang sangat terbuka dan dapat dipercaya.
Baca Juga:Arab Saudi Tembak Jatuh Rudal Houthi ke Riyadh, Trump Isyaratkan Serangan ke IranTrump juga mengakui persoalan ini sangat kompleks. Huang selama ini menjadi penasihat Trump dalam kebijakan kecerdasan buatan dan termasuk di antara para pemimpin teknologi yang mendampingi Trump dalam kunjungan ke Beijing pada Mei untuk bertemu Presiden Xi Jinping.
Di Tengah Persaingan Chip dan Kecerdasan Buatan
Huang, pengusaha kelahiran Taiwan, selama ini mendorong pemakaian chip perusahaannya di Tiongkok, di tengah upaya Beijing mempercepat pengembangan semikonduktornya sendiri. Posisi itu menempatkan Nvidia di tengah persaingan teknologi yang semakin tajam, di mana chip canggih bukan sekadar produk dagang, melainkan juga soal keamanan dan pengaruh.
Bagi pembaca di Indonesia, persaingan ini bukan isu yang jauh. Harga dan ketersediaan chip memengaruhi harga perangkat elektronik, laptop, ponsel, hingga layanan kecerdasan buatan yang dipakai sehari-hari oleh pelajar, pekerja, dan pelaku usaha. Ketegangan antarnegara besar di sektor teknologi dapat merembet menjadi keterlambatan pasokan, kenaikan harga, atau pembatasan akses teknologi.
Langkah Berikutnya
Yang patut ditunggu adalah hasil pemeriksaan yang dijanjikan Trump, klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak yang disebut dalam laporan, serta dampaknya terhadap kebijakan chip dan kerja sama teknologi ke depan. Sampai ada bukti resmi yang diumumkan, laporan ini tetap berstatus tudingan yang dibantah oleh pihak yang dituduh, bukan vonis yang sudah terbukti.
Sumber: CNA
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Sesumbar Bisa Beres dalam 10 Menit, Ancaman Serangan Baru Kembali Mengemuka

Arab Saudi Tembak Jatuh Rudal Houthi ke Riyadh, Trump Isyaratkan Serangan ke Iran

Peringatan Keras Pemimpin Tertinggi Jelang Pemilu Penentu Arah Konflik

Obama Kecam Kekejaman dan Korupsi Era Trump di Depan Pendukung Demokrat Ohio

Washington-Tel Aviv Kabarnya Matangkan Serangan ke Iran Usai Pemilu AS

Sesumbar Trump: AS Sudah Lumpuhkan Iran, Rusia dan China Disebut Tak Berperan
Berita Terkini
Lihat Semua
Gaji Selalu Habis Sebelum Akhir Bulan? Ini 6 Penyebab yang Jarang Disadari

Bukan Dompetnya yang Bermasalah, Ini 5 Pola Pikir yang Membuat Keuangan Sulit Berubah

Gaji Selalu Habis Sebelum Akhir Bulan? Ini 6 Cara Menabung yang Masih Masuk Akal

Bukan Besarnya Gaji, tapi Cara Menyimpan: Lima Kebiasaan yang Membuat Uang Terus Bekerja

