OtomotifArtikel

Mobil Keluarga Bekas di Bawah Rp150 Juta yang Masih Layak Dipinang

Redaksi Intarta

Oleh

Mobil Keluarga Bekas di Bawah Rp150 Juta yang Masih Layak Dipinang
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

INTARTA.com - Memiliki mobil keluarga sering kali terbentur anggaran, apalagi harga mobil baru yang terus bergerak naik. Kabar baiknya, pasar mobil bekas masih menyimpan banyak pilihan layak dengan banderol di bawah Rp150 juta, asalkan pembeli bersedia memeriksa kondisinya dengan teliti.

Dengan riwayat servis yang jelas dan dokumen lengkap, mobil bekas yang terawat bisa memberi kenyamanan, daya tampung memadai, dan ongkos pakai yang bersahabat. Kuncinya bukan sekadar harga murah, melainkan kondisi kendaraan dan biaya yang menyertainya setelah dibeli.

Baca Juga:Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Kenapa Mobil Bekas Masih Menarik

Daya tarik utama mobil bekas ada pada harganya yang lebih ringan dan penyusutan nilai yang sudah melambat. Pajak tahunan umumnya lebih rendah daripada model baru yang lebih mahal, sementara pilihan modelnya cukup beragam.

Asuransi dan perawatan pun bisa lebih ekonomis, tergantung kondisi unitnya. Namun semua keuntungan itu hanya berlaku bila mobil dipilih lewat pemeriksaan yang cermat, bukan sekadar tergiur harga miring.

Baca Juga:Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Kriteria yang Wajib Diperhatikan

Mobil keluarga idealnya menampung lima sampai tujuh penumpang dengan ruang kaki dan kepala yang cukup, terutama untuk perjalanan jauh. Efisiensi bahan bakar juga penting karena langsung memengaruhi pengeluaran harian.

Perhatikan pula jaringan bengkel dan ketersediaan suku cadang, karena keduanya menentukan mudah tidaknya perawatan jangka panjang. Fitur keselamatan dasar seperti airbag, sabuk pengaman di semua kursi, rem ABS bila tersedia, dan struktur bodi yang masih utuh sebaiknya tidak dikompromikan. Terakhir, nilai jual kembali yang stabil akan memudahkan saat pemilik ingin berganti kendaraan.

Delapan Pilihan di Bawah Rp150 Juta

Toyota Avanza masih menjadi favorit berkat kabin lapang tujuh penumpang, suku cadang melimpah, bengkel di mana-mana, dan nilai jual stabil. Kelemahannya, suspensi generasi awal terasa keras dan peredaman kabin belum sebaik model terbaru. Kisaran harganya Rp90 juta sampai Rp150 juta.
Daihatsu Xenia, saudara dekat Avanza, menawarkan harga lebih terjangkau, BBM irit, dan servis murah, meski interiornya terasa sederhana dan fiturnya mengikuti tahun produksi. Harganya sekitar Rp85 juta sampai Rp145 juta.
Suzuki Ertiga dikenal nyaman dengan suspensi lembut, interior modern, dan mesin halus. Baris ketiganya lebih pas untuk anak-anak atau perjalanan singkat, dan beberapa suku cadangnya sedikit lebih mahal. Kisaran Rp120 juta sampai Rp150 juta.
Nissan Grand Livina diminati karena kabin senyap dan posisi berkendara nyaman, namun ground clearance-nya rendah dan nilai jualnya tidak setinggi kompetitor. Harganya Rp80 juta sampai Rp145 juta.
Honda Mobilio terasa lebih sporty dengan mesin responsif, BBM baik, dan handling stabil, meski suspensinya agak kaku dan peredaman kabin bisa ditingkatkan. Kisaran Rp130 juta sampai Rp150 juta.
Toyota Kijang Innova generasi awal cocok untuk keluarga besar berkat kabin sangat luas dan mesin tangguh, tetapi BBM-nya lebih boros dan pajaknya lebih besar. Harganya Rp120 juta sampai Rp150 juta.
Chevrolet Spin Diesel menarik lewat mesin diesel irit bertorsi besar dan kabin lega, namun jaringan purnajualnya tidak seluas merek Jepang dan nilai jualnya relatif rendah. Kisaran Rp90 juta sampai Rp140 juta.
Suzuki APV tetap dicari karena ruangnya besar dan perawatannya mudah, meski desainnya sudah berumur dan karakter berkendaranya berbeda dari MPV modern. Harganya Rp70 juta sampai Rp130 juta.

Sesuaikan dengan Kebutuhan

Untuk anggaran sangat ketat, APV, Xenia, dan Grand Livina patut dipertimbangkan. Jika kenyamanan diutamakan, Innova, Ertiga, dan Grand Livina lebih pas. Untuk ongkos operasional rendah, Avanza, Xenia, dan Mobilio unggul, sedangkan perjalanan jarak jauh paling nyaman ditempuh Innova, Ertiga, atau Grand Livina.

Cek Menyeluruh Sebelum Membayar

Periksa kelengkapan STNK dan BPKB, riwayat servis berkala, kondisi mesin, transmisi, dan rem, kondisi kaki-kaki, indikasi bekas tabrakan atau banjir, serta hasil test drive. Bila tidak berpengalaman memeriksa mobil, ajak mekanik terpercaya atau gunakan jasa inspeksi independen agar kerusakan tersembunyi tidak lolos.

Hitung Biaya Kepemilikan, Bukan Cuma Harga Beli

Siapkan anggaran untuk servis berkala, penggantian oli, ban, kampas rem, pajak tahunan, dan asuransi bila diperlukan. Perhitungan menyeluruh seperti ini membantu memastikan kendaraan benar-benar sesuai kemampuan finansial keluarga.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Pembeli kerap hanya mengejar harga termurah, melewatkan riwayat kendaraan, mengabaikan hasil inspeksi mesin, tidak melakukan test drive, dan lupa menghitung biaya perbaikan setelah pembelian. Menghindari lima kesalahan itu akan sangat mengurangi pengeluaran tambahan setelah mobil dipakai.

Pada akhirnya, kondisi kendaraan sering kali lebih menentukan daripada usia atau mereknya. Mobil bekas di bawah Rp150 juta tetap layak, selama sudah diperiksa menyeluruh, dokumennya lengkap, dan riwayat perawatannya bisa diverifikasi.

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua