Pasar Lebih Matang, Ini 9 Tanaman Hias yang Masih Jadi Favorit Kolektor
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Demam tanaman hias memang sudah tidak seheboh masa pandemi, tetapi memasuki 2026 minat terhadap tanaman hias masih bertahan, terutama di kalangan penghobi dan kolektor. Bedanya, pasar kini lebih matang: pembeli tidak lagi sekadar ikut-ikutan, melainkan mencari tanaman yang cantik, mudah dirawat, atau punya karakter unik.
Tren hunian minimalis dan ruang kerja hijau ikut mendorong permintaan tanaman dalam ruangan yang gampang dirawat. Sejumlah jenis tetap bertahan sebagai favorit, sementara jenis lain mulai kehilangan pamor setelah harganya kembali stabil.
Baca Juga:Sepuluh Kebiasaan yang Membuat Kekayaan Bertahan dari Generasi ke GenerasiAroid Langka Masih Jadi Primadona
Kelompok aroid tetap jadi incaran kolektor berkat bentuk daun yang unik dan coraknya yang beragam. Genus yang masih banyak dicari antara lain Monstera, Philodendron, Alocasia, Scindapsus, Epipremnum, dan Rhaphidophora. Philodendron dengan mutasi alami atau corak variegata langka masih punya nilai jual tinggi, meski harga sebagian besar varietas sudah turun dibanding masa pandemi.
Tanaman Berdaun Merah dan Ungu
Selain tanaman hijau, penghobi kini melirik tanaman dengan warna daun kontras. Peperomia Schumi Red, Geogenanthus ciliatus, dan Costus erythrophyllus Two Toner banyak dipilih karena tampil mencolok meski tanpa bunga. Philodendron micans juga tetap populer berkat daunnya yang lembut seperti beludru dengan perpaduan hijau, perunggu, hingga oranye saat terkena cahaya, dan relatif mudah dirawat selama medianya berdrainase baik dan mendapat cahaya terang tidak langsung.
Syngonium hingga Monstera Variegata
Mengapa Tanaman Hias Masih Diminati
Tanaman hias kini sudah menjadi bagian gaya hidup: elemen dekorasi interior, penghijauan ruang kerja, hingga sarana relaksasi setelah beraktivitas. Media sosial dan komunitas penghobi ikut berperan besar lewat informasi teknik perawatan, propagasi, dan koleksi baru, sehingga minat masyarakat terus terjaga meski tren pasar berubah.
Berbeda dengan masa pandemi ketika harga beberapa tanaman melonjak tajam, pasar kini cenderung lebih stabil. Kolektor lebih selektif, permintaan bergeser ke jenis yang mudah dirawat namun tetap bernilai estetika tinggi. Tanaman variegata dan varietas langka masih berharga premium, tetapi lebih dipengaruhi kelangkaan daripada sekadar tren sesaat.
Tips Memilih Tanaman Hias
Sebelum membeli, sesuaikan pilihan dengan kondisi rumah dan waktu yang tersedia untuk merawatnya. Perhatikan intensitas cahaya di rumah, gunakan media tanam berdrainase baik, hindari penyiraman berlebihan agar akar tidak membusuk, beli tanaman yang sehat dan bebas hama, dan utamakan tanaman yang sesuai kemampuan perawatan, bukan semata-mata karena sedang populer.
Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan harga tanaman hias sangat dipengaruhi dinamika pasar. Karena itu, tanaman sebaiknya dibeli sebagai hobi, sarana mempercantik rumah, atau media relaksasi, bukan semata-mata sebagai instrumen investasi. Dengan memilih tanaman yang sesuai kebutuhan dan kondisi lingkungan, penghobi bisa menikmati keindahannya sekaligus memperoleh pengalaman merawat yang lebih menyenangkan dalam jangka panjang.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Sepuluh Kebiasaan yang Membuat Kekayaan Bertahan dari Generasi ke Generasi

Enam Manfaat Susu Kedelai untuk Tubuh, dari Pencernaan hingga Tulang

Cantik Itu Boleh, Pamer Berlebihan Tidak: Mengenal Tabarruj yang Sering Diabaikan

Usai Shalat Dhuha, Ini Doa yang Bisa Diamalkan Beserta Artinya

Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Rahasia Kulit Bercahaya Menurut Ahli Kecantikan Selebritas
Berita Terkini
Lihat Semua
Perlambatan Ekonomi Diprediksi Lebih Tajam dan Panjang, Kenaikan Suku Bunga Kelima Membayangi

Demi Ekspansi Kecerdasan Buatan, Raksasa Teknologi Cari Dana 20 Miliar Dolar

Pujian Tulus Sang Pelatih untuk Peraih Bola Emas Jelang Laga Besar

Usulan Donor Organ Anak Dicabut Setelah Tuai Kritik Keras








