TeknologiArtikel

Tombol Telusuri Mulai Digantikan Fitur AI di Halaman Utama

Redaksi Intarta

Oleh

Tombol Telusuri Mulai Digantikan Fitur AI di Halaman Utama
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

INTARTA.com - Wajah halaman utama Google yang sudah tidak berubah selama puluhan tahun kini mulai digeser. Tombol klasik “Search” atau “Telusuri” yang biasa nongkrong di bawah kotak pencarian, perlahan menghilang dari tampilan sejumlah pengguna, dan posisinya diambil alih oleh tombol-tombol berbasis kecerdasan buatan.

Perubahan ini pertama kali terpantau oleh para pengamat mesin pencari pada awal Agustus 2026. Pengguna yang membuka Google tanpa login kini disuguhi tiga tombol pintasan AI: Buat Gambar untuk menghasilkan visual dari deskripsi teks, Tanya Soal Berkas untuk membedah isi dokumen yang diunggah, dan Pikirkan Bersama untuk membantu menyusun ide lewat obrolan. Tombol “Saya Beruntung” masih bertahan sebagai satu-satunya peninggalan desain lama, begitu juga opsi “Mode AI” di dalam kotak pencarian.

Baca Juga:Celah Kritis PHP Ditemukan Lewat Kecerdasan Buatan, Sejumlah Negara Tutup Situs Pemerintah

Bukan berarti pencarian konvensional sudah mati total. Pengguna tetap bisa mengetik kata kunci dan menekan Enter seperti biasa, yang hilang cuma tombol fisik yang secara eksplisit bertuliskan perintah mencari.

Hanya Uji Coba Kecil, Kata Google

Robby Stein, Wakil Presiden Produk Google Search, buru-buru menjelaskan lewat unggahan resminya. Ia menyebut ini sekadar uji coba berskala kecil di versi komputer guna membantu pengguna menemukan kemampuan baru yang bisa dilakukan lewat Pencarian, dan menegaskan tidak ada perubahan pada cara kerja kotak pencarian inti.
Baca Juga:Gugatan Baru Menyeret Perusahaan AI Usai Kematian Seorang Pengguna

Namun penjelasan itu tidak sepenuhnya meredam kekhawatiran. Langkah ini memperkuat pola yang sudah terlihat sejak Mei 2026, ketika Google memperkenalkan kotak pencarian yang langsung menyodorkan ringkasan jawaban AI, bukan cuma daftar tautan seperti dulu. Pengamat industri menilai kalau pengguna makin terbiasa dapat jawaban instan di halaman Google, jumlah kunjungan ke situs-situs lain berpotensi tergerus, persoalan serius bagi banyak website yang selama ini hidup dari trafik pencarian.

Sampai sekarang belum ada kepastian kapan desain baru ini bakal digelontorkan ke seluruh pengguna secara luas.

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua