OlahragaBerita

Tiga Kekalahan Beruntun, Sang Juara Bertahan Kian Tertinggal dari Puncak

Redaksi

Oleh

Tiga Kekalahan Beruntun, Sang Juara Bertahan Kian Tertinggal dari Puncak
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi)

Reading Comfort

NOTTINGHAM - INTARTA.com - Manchester City menelan kekalahan dari Nottingham Forest pada laga Liga Inggris di City Ground, Minggu (8/11) dini hari WIB. Kekalahan ini membuat sang juara bertahan sudah menelan tiga kekalahan beruntun di liga.

Sebelumnya, City kalah dari Aston Villa dengan skor 1-2 dan dari Brighton 0-1. Hasil buruk beruntun ini membuat City semakin tertinggal dari Arsenal di puncak klasemen. City baru mengemas 21 poin, berbanding 27 poin milik Arsenal, dan kini terancam digusur Brighton yang belum memainkan laga pekan ke-10.

Baca Juga:Misi Bangkit demi Tiga Poin dan Persaingan di Papan Atas

Forest Unggul Cepat Dua Gol

City sudah kebobolan ketika laga baru berjalan enam menit. Jair Cunha merebut bola dari Josko Gvardiol lalu menekan ke pertahanan City. Setelah memasuki kotak penalti, ia melepaskan tembakan mendatar yang tidak bisa dihalau kiper Gianluigi Donnarumma.

Petaka bagi City bertambah di menit ke-18. Liam Delap mencetak gol kedua Forest lewat serangan balik cepat. Mendapat bola dari Xavier Schlager di tengah lapangan, Delap menggiring bola ke pertahanan City dan, meski dikawal Marc Guehi dan Ruben Dias, melepaskan tembakan keras yang mengubah skor menjadi 2-0. Skor itu bertahan hingga babak pertama usai.

Baca Juga:Gol Tunggal Odegaard Bawa Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen

Cherki Sempat Hidupkan Harapan, Delap Menjawab

Memasuki babak kedua, Rayan Cherki sempat menghidupkan harapan City di menit ke-52. Mendapat bola liar di kotak penalti, ia melepaskan tembakan keras yang merobek gawang Forest.

Namun Delap langsung merespons. Menerima bola dari Morgan Gibbs-White, ia melepaskan tembakan kaki kiri yang membentur tiang sebelum masuk ke gawang. Gol kedua Delap itu memastikan Forest menang dan memperpanjang catatan buruk City.

Tiga kekalahan beruntun menjadi alarm serius bagi tim asuhan Pep Guardiola. Pertahanan yang biasanya kokoh kini mudah ditembus lewat serangan balik, dan selisih enam poin dari puncak klasemen membuat ruang kesalahan makin sempit. Laga-laga berikutnya menjadi ujian apakah City bisa segera menghentikan tren negatif ini, atau justru makin jauh dari perburuan gelar musim ini.

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…