NasionalBerita

Anggota TNI AU Tewas, Diduga Dianiaya Seniornya di Mess Lanud

R

Oleh

Anggota TNI AU Tewas, Diduga Dianiaya Seniornya di Mess Lanud
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

PEKANBARU - INTARTA.com - Seorang anggota TNI Angkatan Udara (TNI AU) dari Lanud Roesmin Nurjadin diduga menjadi korban penganiayaan oleh seniornya. Korban yang diketahui berinisial Serda RHP meninggal dunia setelah diduga mengalami penganiayaan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga dianiaya pada Kamis 5 November 2026 malam, di mess Kompleks Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau.

Baca Juga:Penertiban Bendera Berujung Maut, Satu Warga Tewas Tertembak

Terkait peristiwa tersebut, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsma TNI Abdul Haris, membenarkan adanya dugaan penganiayaan yang menimpa anggotanya. Dia menyampaikan bahwa TNI AU turut berduka cita atas meninggalnya Serda RHP.

"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini," katanya, Sabtu (7/11/2026).

Penyelidikan dan Pemeriksaan Saksi Berjalan

Baca Juga:Media Asing Soroti Pengerahan Puluhan Ribu Tentara usai Tiga Jenderal Ditangkap

Sebagai langkah awal, TNI AU telah melakukan penyelidikan terhadap personel yang diduga terlibat serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Langkah ini menjadi penentu apakah dugaan penganiayaan itu terbukti dan siapa saja yang harus bertanggung jawab.

Kasus ini kembali menyorot persoalan kekerasan antarprajurit di lingkungan militer. Budaya senioritas yang dibiarkan tanpa pengawasan dapat berubah menjadi kekerasan, dan korban seperti Serda RHP menjadi pengingat bahwa pembinaan disiplin tidak boleh berubah menjadi penganiayaan.

Keluarga korban kini menunggu kejelasan: hasil penyelidikan yang transparan, proses hukum yang adil terhadap pelaku bila terbukti bersalah, serta langkah nyata dari satuan agar kejadian serupa tidak terulang di mess atau lingkungan dinas lainnya.

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…