Bangkit dari Skorsing, Sang Gelandang Temukan Kembali Ketajamannya
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Phil Foden mengaku puas dengan awal musimnya bersama Manchester City. Setelah melewati masa sulit akibat kartu merah, ia merasa kembali dengan kondisi yang jauh lebih baik dan langsung memberi dampak di lapangan.
Foden harus menepi setelah menerima kartu merah saat City menang 1-0 atas Manchester United pada Minggu, 13 September 2026. Insiden itu membuatnya menjalani skorsing tiga pertandingan di Liga Inggris.
Baca Juga:Nasib Berbalik Dua Raksasa Sekota: Satu di Puncak, Satu di Ambang DegradasiJeda yang Justru Memulihkan
Alih-alih meratapi hukuman itu, Foden menilai masa istirahat tersebut memberinya ruang untuk memulihkan kondisi dan memperbaiki sejumlah aspek permainannya.
"Menurut saya pribadi, musim ini berjalan sangat baik. Saya mendapat kartu merah yang tidak menguntungkan saat melawan United. Tapi istirahat itu memberi saya manfaat," kata Foden dalam konferensi pers menjelang laga melawan RB Leipzig.
"Saya kembali dengan pikiran sangat segar dan tajam. Saya telah terlibat dalam banyak gol baru-baru ini, jadi jujur sangat senang dengan penampilan sendiri," tuturnya.
Bukti kebangkitan itu datang cepat. Setelah menyelesaikan hukuman, Foden kembali mencetak gol saat City menghadapi Ipswich Town. Ia kemudian melanjutkan performa positifnya di Liga Champions dengan mencetak hat-trick ketika City mengalahkan AEK Athens 5-1 di Stadion Etihad pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Musim Pertama Tanpa Sosok Lama di Pinggir Lapangan
Musim ini juga menjadi musim pertama Foden tanpa Pep Guardiola sebagai pelatih kepala. Ia mengakui masa absennya memberi kesempatan untuk mengevaluasi permainan sebelum kembali membantu tim.
"Sudah lama sekali saya tidak bermain sepak bola, dan itu terasa sangat aneh. Tapi itu memberi saya waktu untuk mengerjakan hal-hal yang perlu saya kerjakan," katanya.
City kini bersiap menghadapi RB Leipzig dalam lanjutan fase liga Liga Champions di Red Bull Arena pada Rabu, 4 November 2026 waktu setempat atau Kamis, 5 November 2026 pukul 03.00 WIB. Menjelang laga itu, Foden berbicara tentang perkembangan performanya dan pengalamannya menjalani musim yang berbeda ini.
Bagi para penggemar sepak bola di Indonesia yang mengikuti Liga Champions hingga dini hari, kisah seperti ini terasa dekat: seorang pemain yang sempat tersandung justru menemukan kembali ritmenya setelah jeda. Kebangkitan semacam itu sering kali menjadi pembeda antara pemain yang sekadar kembali bermain dan pemain yang kembali menentukan hasil pertandingan.
Sumber: Kompas Terkini
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Nasib Berbalik Dua Raksasa Sekota: Satu di Puncak, Satu di Ambang Degradasi

Lima Duel Panas Pekan Ini, Ada Rekor Sempurna yang Dipertaruhkan

Bermain dengan Sepuluh Orang, Setan Merah Pulang dengan Tangan Hampa

Drama Menit Akhir: Gol Telat Membalikkan Kekalahan, Kejutan Lain Menanti Sang Raksasa

Kartu Merah Mengubah Laga, Tim Tamu Pulang Tanpa Poin

Dua Kali Tertinggal, Gol Roket di Masa Injury Time Selamatkan Kemenangan Dramatis
Berita Terkini
Lihat Semua
Anggaran Kecerdasan Buatan Karyawan Dipangkas di Tengah Pengetatan Biaya

Penjualan Chip Ponsel Meleset, Saham Raksasa Semikonduktor Anjlok

Arm Lampaui Perkiraan Pendapatan Berkat Dorongan AI dan Pusat Data



