8 Mobil Bekas dengan Harga Jual Kembali Tinggi yang Masih Diburu Pasar
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Membeli mobil bukan hanya soal kenyamanan atau fitur. Bagi yang berencana mengganti kendaraan dalam beberapa tahun ke depan, kemampuan mobil mempertahankan harga jual kembali sama pentingnya.
Tidak semua kendaraan kehilangan nilai dengan kecepatan yang sama. Ada model yang harganya turun tajam dalam beberapa tahun pertama, ada pula yang tetap diminati sehingga nilainya relatif stabil meski usianya terus bertambah.
Baca Juga:Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi UdaraMengapa Nilai Jual Kembali Penting
Banyak orang hanya fokus pada harga beli, padahal biaya kepemilikan tidak berhenti setelah transaksi selesai. Saat kendaraan dijual kembali, selisih harga beli dan harga jual menjadi salah satu komponen biaya terbesar yang ditanggung pemilik. Semakin kecil selisihnya, semakin rendah kerugian akibat depresiasi.
Depresiasi adalah penurunan nilai aset seiring usia dan pemakaian, dipengaruhi umur kendaraan, jarak tempuh, kondisi fisik, perkembangan teknologi, dan tren pasar. Mobil baru mengalami depresiasi terbesar pada tahun-tahun awal, lalu lajunya melambat setelah memasuki pasar bekas, meski tetap berbeda untuk setiap model.
Baca Juga:Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar PenyelamatanFaktor yang Menjaga Harga Tetap Tinggi
Merek yang lama dikenal berkualitas cenderung lebih dipercaya pembeli bekas, sehingga permintaan tetap tinggi. Suku cadang yang mudah ditemukan membuat biaya perawatan mudah diprediksi, sebaliknya komponen langka membuat calon pembeli menganggap kendaraan berisiko. Pasar bekas juga menyukai kendaraan yang tidak membutuhkan biaya servis besar dan dikenal hemat bahan bakar, dan popularitas itu sendiri menciptakan permintaan stabil bahkan ketika usia kendaraan sudah cukup tua.
8 Mobil Bekas dengan Resale Value Kuat
Di segmen SUV, Toyota Fortuner terkenal depresiasinya relatif lambat dengan citra premium dan mesin bertenaga. Honda HR-V tetap diminati karena desain masih relevan dan kabin fleksibel. Toyota Rush dan Daihatsu Terios yang berbagi banyak komponen menawarkan tampilan SUV dengan biaya kepemilikan terjangkau. Toyota Yaris melengkapi daftar sebagai hatchback yang nyaman, mudah dirawat, dan didukung komunitas pengguna besar.
Menjaga Nilai Setelah Membeli
Membeli mobil yang tepat hanyalah langkah awal. Servis berkala sesuai jadwal, riwayat perawatan yang lengkap, suku cadang asli, menghindari modifikasi ekstrem, menjaga kebersihan interior dan eksterior, serta menyimpan dokumen kendaraan dengan lengkap akan meningkatkan kepercayaan calon pembeli.
Sebaliknya, jarang servis, membiarkan kerusakan kecil berlarut, memakai komponen tidak sesuai spesifikasi, memodifikasi mesin berlebihan, riwayat kecelakaan berat, dan interior tidak terawat akan menekan harga jual.
Mobil pada dasarnya bukan instrumen investasi karena nilainya cenderung menurun. Namun memilih kendaraan dengan depresiasi rendah membantu menjaga nilai aset dan mengurangi kerugian saat berpindah tangan, sebuah strategi keuangan pribadi yang sering lebih bijak dibanding membeli mobil yang kehilangan nilai terlalu cepat.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Harga BBM Masih Bertahan di Awal Bulan, Ini Daftar Lengkapnya

Honda Bakal Jual Pikap Buatan Mitsubishi di ASEAN Mulai 2028

SUV Listrik Mitsubishi ASX VR-e Meluncur Bulan Depan, Diklaim Tercepat di Australia

Indeks Saham Berbalik Menguat Setelah Sempat Tertekan di Awal Sesi
Berita Terkini
Lihat Semua
Perlambatan Ekonomi Diprediksi Lebih Tajam dan Panjang, Kenaikan Suku Bunga Kelima Membayangi

Demi Ekspansi Kecerdasan Buatan, Raksasa Teknologi Cari Dana 20 Miliar Dolar

Pujian Tulus Sang Pelatih untuk Peraih Bola Emas Jelang Laga Besar

Usulan Donor Organ Anak Dicabut Setelah Tuai Kritik Keras








