EkonomiArtikel

IHSG Mendekati Level 6.000, Didukung Antusiasme IPO

Redaksi Intarta

Oleh

IHSG Mendekati Level 6.000, Didukung Antusiasme IPO
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

INTARTA.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Selasa dengan kenaikan 17,50 poin atau 0,30 persen ke level 5.933,57. Posisi tersebut membuat indeks hanya berjarak sekitar 66 poin dari level psikologis 6.000 yang selama ini menjadi perhatian pelaku pasar. Level psikologis adalah titik tertentu yang sering dipakai investor sebagai indikator sentimen pasar, karena ketika indeks mendekatinya, perhatian investor biasanya meningkat sebagai penanda kekuatan tren.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menilai peluang IHSG menguji level 6.000 masih terbuka selama sentimen positif tetap terjaga.

Baca Juga:Indeks Saham Berbalik Menguat Setelah Sempat Tertekan di Awal Sesi

Antusiasme IPO Menopang Optimisme

Salah satu katalis yang mendukung pergerakan pasar berasal dari tingginya minat investor terhadap saham-saham yang baru mencatatkan diri di Bursa Efek melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO). Saham-saham tersebut bahkan mencapai Auto Reject Atas (ARA), batas kenaikan harga maksimum yang diperbolehkan dalam satu hari perdagangan. Fenomena ini menunjukkan minat investor terhadap peluang investasi baru masih cukup kuat dan membantu menjaga sentimen positif di pasar saham domestik. Meski demikian, aktivitas perdagangan secara keseluruhan masih belum terlalu ramai, dengan volume dan nilai transaksi di bawah rata-rata harian, sehingga sebagian investor masih memilih menunggu katalis berikutnya.

Investor Masih Menunggu Arah Baru

Baca Juga:Nilai Rupiah Belum Beranjak dari Rp 18.100-an, Gejolak Politik Dalam Negeri Jadi Beban Tambahan

Sikap wait and see masih mendominasi perdagangan. Selain memantau perkembangan ekonomi domestik, investor juga mencermati sejumlah agenda global yang berpotensi memengaruhi aliran modal ke pasar negara berkembang. Menurut Ratna, perdagangan saat ini masih banyak ditopang investor domestik, sementara investor institusi cenderung lebih selektif dalam mengambil posisi.

Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Disorot

Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada perkembangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proyeksi kebutuhan anggaran MBG pada 2027 sebesar sekitar Rp174 triliun, lebih rendah dibanding estimasi sebelumnya Rp268 triliun, dipandang sebagai kabar yang berpotensi positif bagi pasar. Sejumlah pelaku pasar menilai potensi efisiensi tersebut dapat membantu menjaga ruang fiskal pemerintah, sehingga pengelolaan APBN lebih fleksibel tanpa menambah tekanan terhadap defisit anggaran.

Sentimen Global Memberi Dukungan

Dari pasar internasional, penguatan saham sektor semikonduktor di kawasan Asia membantu memperbaiki sentimen investor. Di saat yang sama, perkembangan diplomasi dan penurunan harga minyak dunia turut meredakan kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik global. Fokus investor internasional kini tertuju pada risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC), catatan diskusi para pejabat bank sentral mengenai kondisi ekonomi dan arah kebijakan suku bunga. Arah suku bunga menjadi faktor penting karena dapat memengaruhi arus modal global: ketika suku bunga tinggi, dana investor cenderung mengalir ke aset berbasis dolar, sedangkan peluang penurunan suku bunga dapat meningkatkan minat terhadap aset di negara berkembang.

Apa Artinya bagi Investor Ritel

Bagi investor ritel, penguatan IHSG menunjukkan sentimen pasar masih cukup terjaga meski berbagai ketidakpastian global belum sepenuhnya mereda. Namun, peluang menuju level 6.000 tidak serta-merta menjamin penguatan berlanjut. Investor tetap perlu memperhatikan perkembangan kebijakan moneter, kondisi fiskal, serta dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi pergerakan pasar dalam waktu singkat. Apabila kombinasi sentimen positif dari dalam dan luar negeri bertahan, peluang IHSG menembus level 6.000 masih terbuka, meski volatilitas tetap menjadi risiko yang perlu diantisipasi dalam setiap keputusan investasi.

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkait

Berita Terkini

Lihat Semua