Sekolah Kosong Saat Banjir Lahar, Guru Tetap Hadir dan Belajar Beralih Daring
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
LUMAJANG - INTARTA.com - Gedung SDN Jugosari 3 di Desa Jugosari, Kecamatan Pasirian, tampak kosong pada Senin, 2 November 2026, karena para siswanya tidak berani berangkat ke sekolah saat banjir lahar hujan Gunung Semeru melanda. Sebagian besar siswa tinggal di Dusun Sumberlangsep, di seberang Sungai Regoyo, dan satu-satunya akses mereka, sebuah jembatan limpas, tidak bisa dilintasi ketika banjir lahar menerjang.
Kepala sekolah, Khotimah, mengatakan para guru tetap datang seperti biasa pada pagi itu, meski tidak satu pun siswa yang hadir untuk belajar tatap muka. Hujan lebat sudah mengguyur kawasan sekitar sekolah sejak Minggu, 1 November 2026 malam, dan hingga pagi hari belum juga reda. Kondisi itu membuat perjalanan anak-anak menyeberangi sungai menjadi terlalu berbahaya.
Baca Juga:Detik Mencekam Saat Banjir Lahar Melanda, Aktivitas Tambang Pasir Diminta Berhenti SementaraBelajar Tetap Berjalan dari Rumah
Meski ruang kelas kosong, Khotimah memutuskan tidak meliburkan kegiatan belajar. Pembelajaran dialihkan ke sistem daring dan siswa tetap diberi tugas agar tidak tertinggal pelajaran. Bila ada siswa yang datang, guru tetap mengajar di sekolah, tetapi bila tidak ada yang bisa datang, belajar dari rumah menjadi jalan yang ditempuh.
Peristiwa ini menggambarkan dilema yang berulang bagi sekolah-sekolah di jalur lahar: keselamatan anak harus didahulukan, sementara hak mereka atas pelajaran tidak boleh berhenti. Akses penyeberangan yang aman dan informasi dini tentang kondisi sungai menjadi penentu apakah anak-anak bisa kembali ke kelas keesokan harinya atau harus kembali belajar dari rumah. Bagi orang tua di Sumberlangsep, keputusan menahan anak di rumah bukan karena enggan bersekolah, melainkan karena risiko di perjalanan yang tidak bisa ditawar.
Baca Juga:Makan Gratis di Sekolah Ternyata Bikin Anak Makin Rajin HadirSumber: Kompas Terkini
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Detik Mencekam Saat Banjir Lahar Melanda, Aktivitas Tambang Pasir Diminta Berhenti Sementara

Makan Gratis di Sekolah Ternyata Bikin Anak Makin Rajin Hadir

Jembatan Putus dan Permukiman Terendam, Ratusan Keluarga Dievakuasi

Makan Bergizi Gratis Dinilai Bikin Anak Makin Semangat ke Sekolah

Siaga Cuaca Ekstrem dan Banjir Bandang Memasuki Musim Hujan

Pakar Kebencanaan Ingatkan Warga Siaga Penuh Hadapi Puncak Musim Hujan
Berita Terkini
Lihat Semua
Iming-Iming Bonus Rp620 Juta, 58 Korban Dijerat Modus Tentara Bayaran

Bunga Pinjaman Ultra Mikro Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Permanen

Lima Duel Panas Pekan Ini, Ada Rekor Sempurna yang Dipertaruhkan

Tiga Letusan dalam Satu Malam, Warga Diminta Jauhi Zona Bahaya

