5 Fakta Bugatti yang Jarang Diketahui, dari Mesin Pesawat sampai Mobil Termahal
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Nama Bugatti identik dengan kecepatan ekstrem, teknologi mutakhir, dan harga yang hanya terjangkau segelintir kolektor. Namun di balik popularitas Veyron, Chiron, hingga Tourbillon, merek yang didirikan Ettore Bugatti ini menyimpan sejarah panjang yang jarang diketahui publik, dari mesin pesawat hingga mobil klasik termahal sepanjang sejarah.
1. Sang Pendiri Pernah Merancang Mesin Pesawat
Sebelum dikenal sebagai produsen hypercar, Bugatti sempat bercita-cita besar di industri penerbangan. Setelah Perang Dunia I berakhir, Ettore Bugatti merancang mesin pesawat ketika berbagai negara Eropa berlomba mengembangkan teknologi penerbangan sipil maupun militer. Ia bahkan berupaya mengembangkan pesawat yang bisa bersaing dalam ajang penerbangan bergengsi di Prancis.
Proyek itu memang tidak pernah diproduksi massal, tetapi beberapa komponen mesinnya menjadi bagian sejarah industri aviasi, dan dua mesin pesawat rancangan Bugatti dilaporkan masih tersimpan sebagai koleksi museum penerbangan di Amerika Serikat.
2. Pelopor Kaliper Rem Cetak 3D dari Titanium
Inovasi adalah identitas Bugatti selama puluhan tahun. Salah satu pencapaiannya adalah memperkenalkan kaliper rem titanium yang diproduksi dengan teknologi pencetakan tiga dimensi. Komponen itu menjadi lebih ringan tanpa mengorbankan kekuatan struktural, sehingga membantu efisiensi sekaligus performa pada kecepatan tinggi.
Prosesnya tidak sederhana: setiap kaliper membutuhkan waktu puluhan jam untuk dicetak sebelum menjalani penyempurnaan dan pengujian kualitas. Langkah ini menunjukkan bagaimana Bugatti memanfaatkan teknologi manufaktur modern demi presisi setinggi mungkin.
3. Sempat Mati Suri, Bangkit Bersama Volkswagen Group
Perjalanan Bugatti tidak selalu mulus. Setelah Ettore Bugatti wafat, perusahaan diteruskan keluarga dan sejumlah tokoh yang berjuang mempertahankan eksistensinya di tengah perubahan industri. Kondisi bisnis yang kian berat membuat produksi terus menurun hingga pabrik berhenti beroperasi pada pertengahan abad ke-20.
Titik balik datang pada 1998, ketika Volkswagen Group mengakuisisi merek tersebut. Dukungan finansial, riset, dan teknologi dari pemilik baru memungkinkan Bugatti kembali memproduksi mobil berperforma ekstrem, dari Veyron, Chiron, Divo, hingga Centodieci dan berbagai edisi terbatas pemecah rekor.
4. Veyron Memakai 10 Radiator Sekaligus
Salah satu keunggulan teknis Veyron yang jarang diketahui adalah sistem pendinginnya yang sangat kompleks. Mobil biasa umumnya memakai satu hingga tiga radiator, tetapi Veyron mengandalkan total 10 radiator agar seluruh komponen bekerja pada suhu ideal.
Kebutuhan itu muncul karena mesin W16 quad-turbo 8,0 liter bertenaga lebih dari 1.000 hp menghasilkan panas sangat besar pada kecepatan tinggi. Pembagiannya jelas: tiga radiator utama untuk mesin, tiga untuk intercooler sistem turbo, satu untuk pendingin kabin, satu untuk oli transmisi, satu untuk oli diferensial, dan satu tambahan untuk oli mesin. Sistem inilah yang membuat Veyron dianggap sebagai salah satu pencapaian terbesar rekayasa otomotif modern.
5. Type 57SC Atlantic, Mobil Klasik Termahal
Jauh sebelum era Veyron dan Chiron, Bugatti telah melahirkan legenda kolektor: Type 57SC Atlantic yang diperkenalkan pada 1936 dan dirancang Jean Bugatti, putra Ettore Bugatti. Bodi aerodinamisnya dengan garis punggung khas yang membentang dari depan hingga belakang sangat revolusioner pada masanya.
Produksinya sangat terbatas: dari empat unit yang diketahui pernah dibuat, hanya sebagian yang masih bertahan hingga kini. Kelangkaan itu membuat nilainya terus meningkat, dengan transaksi dan estimasi koleksi yang menembus lebih dari 100 juta dolar Amerika Serikat, menjadikannya salah satu mobil klasik termahal yang pernah ada.
Selama lebih dari satu abad, Bugatti mempertahankan reputasi lewat inovasi dan eksklusivitas: material ringan, aerodinamika, hingga proses produksi yang sebagian besar masih manual. Ambisi mesin pesawat, kaliper rem cetak 3D, kebangkitan bersama Volkswagen Group, pendingin 10 radiator Veyron, dan Type 57SC Atlantic menunjukkan bahwa merek ini selalu berusaha mendorong batas kemampuan teknik otomotif, bukan sekadar mengejar angka performa.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

SUV Listrik Mitsubishi ASX VR-e Meluncur Bulan Depan, Diklaim Tercepat di Australia

Otak Gen Z Dipaksa Lembur Setiap Hari: dari Brain Rot sampai Brain Fry

Anjing Dachshund: dari Muse Picasso hingga Maskot Olimpiade dan Simbol Politik Jerman

Harga BBM Masih Bertahan di Awal Bulan, Ini Daftar Lengkapnya
Berita Terkini
Lihat Semua
Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Dibuka Sampai Sekrup Terakhir, Ponsel Flagship Ini Ternyata Punya Kejutan Besar

Pengurus Ungkap Detik-detik Penggeledahan Dini Hari yang Bikin Santriwati Ketakutan

