Dibuka Sampai Sekrup Terakhir, Ponsel Flagship Ini Ternyata Punya Kejutan Besar
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
SHENZHEN - INTARTA.com - Empat teknisi di sebuah laboratorium pembongkaran kecil membongkar sebuah ponsel flagship terbaru hingga sekrup terakhirnya, bukan untuk sekadar melihat isinya, melainkan untuk menjawab pertanyaan seorang klien besar: apakah ponsel ini akan tetap cepat dan masih bisa diperbaiki tiga tahun dari sekarang? Jawaban yang mereka temukan ternyata jauh lebih besar dari sekadar soal kecepatan.
Unit yang dibongkar itu dibeli pada hari peluncuran, 18 September 2026, lalu diletakkan di atas meja kerja bersama lebih dari 100 sekrup kecil, papan logika di bawah mikroskop, modul kamera, baterai, dan pelat pendingin yang disusun seperti barang bukti. Tim yang terdiri dari seorang pemimpin berpengalaman 20 tahun di jalur perakitan, insinyur termal, analis chip, dan teknisi perbaikan dengan pengalaman 25 tahun itu memulai dari pengujian terberat: uji stres berulang selama satu jam.
Baca Juga:Jenuh Menatap Layar, Anak Muda Beramai-ramai Pindah ke Ponsel JadulTetap Dingin Saat Dipacu Berat
Hasilnya mengejutkan. Ponsel tersebut mempertahankan kinerja puncaknya jauh lebih lama dari perkiraan, dengan kinerja berkelanjutan sekitar 40 persen lebih baik dibanding model tahun lalu dalam sejumlah pengujian. Bahkan saat dimasukkan ke kotak panas bersuhu 40 derajat, perangkat itu tetap enggan melambat seperti pendahulunya.
Rahasianya terungkap lewat pemindaian sinar-X pada dini hari. Chip utama A20 Pro yang dibuat dengan proses 2 nanometer ternyata dipindahkan lebih dekat ke permukaan papan, menempel hampir langsung ke sistem pendingin melalui material termal baru. Sistem pendinginnya sendiri berupa ruang uap pelat logam tipis yang luas permukaannya sekitar 3 kali lipat dibanding generasi sebelumnya, membentang di sebagian besar bodi ponsel.
Baca Juga:Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan"Ponsel ini tidak beruntung, ponsel ini dirancang untuk bernapas," begitu kira-kira kesimpulan tim tersebut. Analogi mereka sederhana: model tahun lalu seperti mobil sport cepat yang diparkir di garasi kecil tanpa jendela, sedangkan model baru ini sudah merobohkan dinding garasinya.
Jejak Komponen dari Berbagai Penjuru
Bagian paling menarik justru muncul saat tim berhenti membaca logo dan mulai menelusuri asal tiap komponen. Kaca ultratipis yang tahan banting itu tumbuh dari sebuah bengkel kecil yang dulu membuat kaca penutup jam, yang kini berkembang menjadi perusahaan Lens Technology. Modul kameranya mengarah ke pusat optik di Yuyao, tempat perusahaan Sunny Optical memproduksi lensa dan modul kamera dalam skala raksasa, meski sensor gambarnya sendiri berasal dari Sony.
Layarnya pun bercerita. Sebagian komponen sistem pengenal wajah kini dipindahkan ke bawah layar, sehingga cahaya inframerah bisa menembus panel sementara gambar normal tetap terlihat di atasnya. Di samping pemasok lama dari Korea, nama BOE yang berkantor pusat di Beijing tercatat sebagai pemasok layar yang disetujui dan terus menambah porsi pesanannya.
Magnet kecil di dalam speaker dan motor getaran mengarah ke endapan tanah jarang terbesar di dunia di Bayan Obo, Mongolia Dalam, wilayah yang selama bertahun-tahun memasok sebagian besar magnet tanah jarang dunia. Sementara itu, perakitan sebagian modelnya ditangani Luxshare, perusahaan yang bermula dari pembuatan kabel dan mulai merakit model ponsel flagship pada 2021.
Baterai, Perbaikan, dan Keberatan yang Jujur
Baterai unit yang diuji berkapasitas sekitar 4056 mAh, hanya sekitar 1,7 persen lebih besar dari tahun lalu, sehingga peningkatan daya tahan lebih banyak disumbang efisiensi chip dan sistem pendingin ketimbang sekadar baterai yang membesar. Dari sisi perbaikan, sejumlah penilai memberi skor 7 dari 10: cukup baik, meski bingkai sempat retak dalam beberapa percobaan pembukaan dan sejumlah komponen kini terjepit lebih rapat.
Tim itu juga bersikap jujur soal keberatan yang muncul. Desain memang berasal dari California, chipnya dibuat TSMC di Taiwan, memorinya dari Korea, Jepang, dan Amerika Serikat, dan tidak ada perusahaan di daratan Tiongkok yang saat ini mampu membuat chip 2 nanometer. Di sisi lain, modem Qualcomm masih ditemukan di papan unit yang dianalisis, bukti bahwa mengganti satu chip saja bisa memakan waktu bertahun-tahun bahkan bagi perusahaan teknologi terkaya di dunia.
Pada awal 2026, India memproduksi sekitar seperempat dari semua unit ponsel tersebut, dan Apple menargetkan sebagian besar unit yang dijual di Amerika Serikat dibuat di India pada akhir 2026. Namun banyak komponen, mesin lini produksi baru, dan teknisi yang melatih pekerja baru masih berasal dari Tiongkok. Seperti pernah diungkapkan Tim Cook, Apple bertahan di Tiongkok bukan semata karena tenaga kerja murah, melainkan karena keterampilan: di Amerika Serikat sulit memenuhi satu ruangan dengan teknisi perkakas, sementara di Tiongkok jumlahnya bisa memenuhi beberapa lapangan sepak bola.
Bagi pembaca di Indonesia, kisah ini punya pelajaran praktis. Ponsel yang dirancang untuk bernapas cenderung lebih awet performanya dalam pemakaian berat sehari-hari, dari bermain gim hingga mengekspor video, dan lebih menjanjikan untuk diperbaiki serta dijual kembali dalam beberapa tahun. Sebelum membeli ponsel flagship bekas atau baru, ada baiknya memeriksa skor keterperbaikannya, ketersediaan suku cadang, dan jaringan servisnya, karena itulah yang menentukan apakah sebuah ponsel mahal tetap bernilai lama setelah masa garansinya habis.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Jenuh Menatap Layar, Anak Muda Beramai-ramai Pindah ke Ponsel Jadul

Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Gaji Selalu Habis Sebelum Akhir Bulan? Ini 6 Cara Menabung yang Masih Masuk Akal

Angka Besar Itu Tidak Sejauh yang Dibayangkan: Cara Realistis Memulai dari Nol

Sepuluh Ribu Sehari, Jalan Pelan Menuju Tabungan yang Terasa

Bukan Besarnya Gaji, tapi Cara Menyimpan: Lima Kebiasaan yang Membuat Uang Terus Bekerja
Berita Terkini
Lihat Semua
Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Pengurus Ungkap Detik-detik Penggeledahan Dini Hari yang Bikin Santriwati Ketakutan

Polri Janji Evaluasi Penggeledahan yang Bikin Santriwati Trauma

