Boneka Anak Unta Jadi Oleh-Oleh Favorit Para Jemaah Haji
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Kepulangan jemaah haji ke Tanah Air selalu diwarnai pemandangan unik di bandara keberangkatan. Kali ini, boneka unta berukuran kecil yang akrab disebut "anak unta" menjadi salah satu oleh-oleh paling diburu.
Membawa buah tangan untuk keluarga sudah menjadi tradisi erat. Namun ketatnya aturan berat bagasi pesawat sering memaksa jemaah memutar otak agar barang bawaan tak melebihi kapasitas maskapai. Solusinya kreatif dan seragam: alih-alih memasukkannya ke koper, mereka mengikat dan mengalungkan belasan boneka unta di leher saat mengantre di terminal keberangkatan. Cara ini terbukti efektif menjaga boneka tetap aman tanpa menyita jatah volume bagasi kabin.
Baca Juga:Sidang Kuota Haji Yaqut Kembali Digelar, Empat Ahli BPK Beri KeteranganOleh-Oleh Khas untuk Cucu di Rumah
Fenomena ini terlihat dari keceriaan para jemaah yang bersiap naik pesawat. Salah satunya Kulasse, jemaah berusia 62 tahun, yang tampak mengalungkan lima boneka unta berbulu halus di lehernya. "Buat cucu, bawa 'anak unta'," ujarnya sebelum bertolak. Baginya, boneka ini menjadi simbol khas perjalanan spiritual yang sangat dinantikan cucu-cucunya di rumah.
Aturan Bagasi dan Makna Tradisi
Otoritas penerbangan dan panitia penyelenggara ibadah haji terus mengimbau jemaah mematuhi batas maksimal barang bawaan demi keselamatan penerbangan. Membawa boneka dengan cara dikenakan langsung seperti aksesori pakaian pun menjadi jalan tengah yang populer. Selain air zamzam, kurma, dan sajadah, boneka "anak unta" menambah warna tersendiri pada musim haji tahun ini. Kegembiraan sederhana ini menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan jemaah, yang selalu mengingat sanak saudara di rumah setelah menunaikan rukun Islam kelima.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Sidang Kuota Haji Yaqut Kembali Digelar, Empat Ahli BPK Beri Keterangan

Menabung Berdua Tanpa Drama: Cara Kompak Mengatur Uang dan Membangun Masa Depan

Rebusan Kayu Manis, Minuman Rempah Kaya Antioksidan yang Menyehatkan

Minum Air Es Ternyata Tidak Langsung Menyebabkan Batuk dan Flu

Di Balik Tembok Penjara Paling Ketat: 40.000 Narapidana, Tanpa Kunjungan

Sekolah Kosong Saat Banjir Lahar, Guru Tetap Hadir dan Belajar Beralih Daring
Berita Terkini
Lihat Semua
Kronologi Peretasan Terbesar: Dana Rp114 Triliun Raib dalam Sekejap

PKB Kaji Serius Opsi Hak Angket Usai Putusan soal Surat Ijazah

Pemimpin Tertinggi Bersumpah Balas Setiap Serangan dengan Tanggapan Tanpa Batas

Iming-Iming Bonus Rp620 Juta, 58 Korban Dijerat Modus Tentara Bayaran


