Bukan Sekadar Pencari Nafkah, Ini Sosok Ayah yang Diinginkan Alquran
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Seperti apa sosok ayah yang diinginkan Alquran? Pertanyaan ini menjadi pembuka pembahasan tentang peran ayah dalam keluarga, yang ternyata jauh melampaui sekadar urusan mencari nafkah.
Dalam pandangan Alquran, ayah bukanlah semata pencari nafkah atau penjaga dapur ekonomi yang hanya memastikan makanan dan pakaian tersedia. Lebih dari itu, ayah adalah pelita kesadaran, sumber kebijaksanaan, dan tempat anak memperoleh ketenangan jiwa.
Baca Juga:Bukan Sekadar Liburan: Empat Jalan Menenangkan Hati yang Diajarkan AgamaTeladan Luqman bagi Para Ayah
Gambaran itu tampak jelas pada sosok Luqman, yang duduk bersama putranya untuk mengajarkan dasar-dasar agama, akidah, syariat, dan akhlak. Nasihat pertamanya adalah pesan tauhid yang tegas, sebagaimana difirmankan Allah SWT dalam QS Luqman [31]: 13–14.
“(Ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, saat dia menasihatinya, ‘Wahai anakku, janganlah mempersekutukan Allah! Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) itu benar-benar kezaliman yang besar.’”
Ayat yang sama juga mengingatkan manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibu digambarkan telah mengandung dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapih anaknya dalam dua tahun, lalu manusia diperintah bersyukur kepada Allah SWT dan kepada kedua orang tuanya, karena hanya kepada-Nya tempat kembali.
Nasihat yang Berkesinambungan
Yang menarik, frasa “saat dia menasihatinya” menunjukkan proses yang berlangsung terus-menerus, bukan tindakan sesaat. Artinya, nasihat Luqman kepada putranya adalah upaya berkelanjutan dalam membentuk kesadaran anak, hari demi hari.
Dari teladan ini, sosok ayah yang diinginkan Alquran pun menjadi terang: ia hadir bukan hanya lewat nafkah yang ia bawa pulang, melainkan lewat kehadiran, nasihat, dan keteladanan yang menenangkan jiwa anak-anaknya.
Sumber: Republika
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Bukan Sekadar Liburan: Empat Jalan Menenangkan Hati yang Diajarkan Agama

Jokowi-Gibran Tampil Bersama, Pengamat: Wajar, tapi Desakan Mundur Tetap Menguat

Ketika Sebuah Garis Memisahkan Masyarakat Adat yang Sudah Menyatu Berabad-abad

Pengen Kaya Saja Tidak Cukup: Lima Alasan Banyak Orang Gagal Meski Sudah Kerja Keras

Cantik Itu Boleh, Pamer Berlebihan Tidak: Mengenal Tabarruj yang Sering Diabaikan

Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya Raya: Seni Mengelola Uang dengan Sadar
Berita Terkini
Lihat Semua
Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Dibuka Sampai Sekrup Terakhir, Ponsel Flagship Ini Ternyata Punya Kejutan Besar

Pengurus Ungkap Detik-detik Penggeledahan Dini Hari yang Bikin Santriwati Ketakutan

