PolitikBerita

Nama Baik Tercemar, Jokowi: 34 Juta Orang Percaya Tuduhan Ijazah Palsu

Redaksi Intarta

Oleh

Nama Baik Tercemar, Jokowi: 34 Juta Orang Percaya Tuduhan Ijazah Palsu
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

JAKARTA - INTARTA.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyebut sekitar 34 juta masyarakat percaya terhadap tuduhan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya. Ia mengaku polemik tersebut berdampak pada nama baik, reputasi, hingga menurunnya kepercayaan publik terhadap dirinya.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan kesaksian dalam persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait polemik ijazah di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Baca Juga:Jokowi Heran Dituduh Ijazah Palsu, Tegaskan Penuduh Belum Pernah Lihat Aslinya

Nama Baik dan Reputasi Tercemar

Awalnya, jaksa penuntut umum (JPU) menanyakan kerugian immaterial yang dialami Jokowi akibat perbuatan terdakwa. Menjawab pertanyaan itu, Jokowi menyebut nama baik dan reputasinya telah tercemar.

"Ya tercemarnya nama baik saya, Yang Mulia, dan juga reputasi yang saya miliki," ujar Jokowi di persidangan, Kamis.

Baca Juga:Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Hadapan Hakim, dari SD sampai S1

Survei: 18 Persen Percaya Tuduhan

Jokowi kemudian mengungkapkan hasil survei yang menurut ingatannya menunjukkan 18 persen masyarakat percaya terhadap tuduhan ijazah palsu tersebut.

"Karena kalau kita lihat dari survei terakhir, seingat saya 18% masyarakat Indonesia percaya terhadap tuduhan ijazah palsu ini, Yang Mulia. 18% itu kalau dikonversi ke orang itu kurang lebih 34 juta orang percaya mengenai tuduhan ijazah palsu ini, Yang Mulia," katanya.

Angka itu menunjukkan betapa luasnya dampak sebuah tudingan yang beredar di media sosial, bahkan sebelum dibuktikan di pengadilan. Bagi seorang mantan presiden, reputasi adalah modal kepercayaan publik, dan sekali retak, pemulihannya tidak mudah. Persidangan inilah yang kini menjadi arena pembuktian: bila dakwaan pencemaran nama baik terbukti, putusan hakim dapat menjadi penanda resmi yang memulihkan nama baik Jokowi di mata publik.

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…