PolitikBerita

Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah Asli dari SD hingga Sarjana di Hadapan Hakim

Redaksi Intarta

Oleh

Jokowi Siap Tunjukkan Ijazah Asli dari SD hingga Sarjana di Hadapan Hakim
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

JAKARTA TIMUR - INTARTA.com - Joko Widodo tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada pukul 08.30 WIB untuk hadir sebagai saksi sekaligus korban dalam dua sidang terpisah terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Kedatangannya didampingi kuasa hukum dan ajudannya, dengan pengawalan ketat dari petugas kepolisian hingga ke dalam ruang sidang.

Sidang pertama, dengan terdakwa Roy Suryo, dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB. Sidang kedua, dengan terdakwa Dr. Tifa, dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB. Sejumlah relawan sudah lebih dulu berada di dalam ruang sidang sebelum persidangan dimulai.

Baca Juga:JPU Akan Hadirkan Jokowi sebagai Saksi di Sidang Roy Suryo pada 5 November 2026

Ijazah Asli Akan Ditunjukkan Langsung

Menurut informasi dari kuasa hukumnya, Joko Widodo telah menyiapkan seluruh alat bukti dan berencana menunjukkan langsung dokumen ijazah aslinya, mulai dari jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga jenjang sarjana dari Universitas Gadjah Mada. Dokumen itu akan ditunjukkan di hadapan majelis hakim, dengan harapan publik dapat melihat langsung dokumen aslinya.

Kehadiran langsung dan pembuktian dokumen di ruang sidang itu menjadi momen penting dalam perkara ini, karena selama ini perdebatan soal keaslian ijazah lebih banyak beredar lewat salinan dan perbincangan di luar pengadilan. Keterangan yang disampaikan di bawah sumpah di persidangan, berikut dokumen yang diperlihatkan, memberi dasar yang lebih jelas bagi publik untuk menilai duduk perkara yang sebenarnya.

Baca Juga:Jokowi Dijadwalkan Hadir di Sidang 5 November, Kuasa Hukum: Bawa Ijazah Bila Panggilan Resmi Diterima

Pengamanan Ketat dan Sidang Terbuka

Pengamanan dilakukan dalam tiga lapis, yakni di ruang sidang utama, di lingkungan kantor pengadilan, dan di akses jalan di depan gedung pengadilan. Persidangan ini terbuka untuk umum, namun kapasitas ruang sidang dibatasi hanya 80 orang.

Bagi pengunjung atau relawan yang tidak dapat masuk ke ruang sidang, pengadilan menyiapkan fasilitas monitor televisi di luar ruangan. Pengalihan arus lalu lintas juga diberlakukan di sekitar pengadilan, sehingga pengguna jalan yang melintas di kawasan itu diimbau mencari jalur alternatif. Saat tiba, Joko Widodo turut didampingi ajudannya, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah.

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…

Berita Terkini

Lihat Semua