PolitikBerita

Didampingi Dua Anak, Mantan Presiden Hadir sebagai Saksi di Persidangan

Redaksi Intarta

Oleh

Didampingi Dua Anak, Mantan Presiden Hadir sebagai Saksi di Persidangan
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

JAKARTA - INTARTA.com - Mantan Presiden Joko Widodo tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026) pagi, untuk menjadi saksi dalam perkara tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.

Jokowi tiba sekitar pukul 08.30 WIB dengan mengenakan kemeja batik dan peci hitam. Ia didampingi dua anaknya, Kaesang Pangarep dan Kahiyang Ayu. Kedatangannya disambut sejumlah simpatisan yang sudah menunggu di area gedung pengadilan sejak pagi.

Baca Juga:Bungkam Saat Ditanya soal Kasus Penyadapan di Depan Wartawan

Siap Menjawab Semua Pertanyaan di Persidangan

Sebelum menghadiri sidang, Jokowi sudah menyatakan kesiapannya memenuhi panggilan pengadilan. Ia menegaskan akan menjawab pertanyaan dari semua pihak yang terkait, baik hakim, jaksa penuntut umum, maupun pengacara para terdakwa.

"Saya sangat menghormati proses hukum yang tengah berjalan, kalau diundang Insyaallah saya akan hadir," kata Jokowi saat dijumpai di Solo, Kamis 29 Oktober 2026.
Baca Juga:Soal Jurusan Teknologi Kayu, Mantan Presiden Buka Riwayat Pendidikan di Sidang

Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa Jokowi tidak menghindar dari proses hukum, meski perkara ini berawal dari tudingan yang menyerang dirinya secara pribadi. Sikap kooperatif tersebut dinilai penting, karena kehadiran saksi kunci sering kali menentukan arah pembuktian di persidangan.

Bagi masyarakat, kesaksian Jokowi di ruang sidang menjadi momen yang ditunggu. Polemik ijazah palsu sudah lama menjadi perdebatan publik, dan keterangan langsung dari yang bersangkutan di bawah sumpah diharapkan bisa memperjelas duduk perkara, sekaligus meredakan spekulasi yang terus beredar di ruang publik.

Di sisi lain, pendampingan Kaesang dan Kahiyang menunjukkan dukungan keluarga di tengah sorotan besar terhadap ayah mereka. Kehadiran keluarga di persidangan seperti ini bukan sekadar soal protokoler, melainkan juga pesan bahwa Jokowi menghadapi perkara ini dengan tenang dan terbuka.

Perkembangan sidang berikutnya akan menjadi sorotan, terutama isi kesaksian Jokowi di hadapan majelis hakim serta tanggapan para terdakwa. Apa pun hasilnya, proses ini menjadi ujian bagi penegakan hukum dalam perkara yang sarat muatan politik dan perhatian publik.

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…