Jangan Abaikan 5 Layar Merah Bahaya Ini di HP Android
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Google kembali mengingatkan pemilik HP Android soal satu kebiasaan yang sering dianggap sepele: mengabaikan layar peringatan berwarna merah saat browsing. Notifikasi itu muncul dari sistem keamanan Google Safe Browsing. Fungsinya mendeteksi situs yang terindikasi mencuri data, memalsukan identitas, atau menyisipkan program jahat. Masalahnya, banyak pengguna memilih menekan opsi lanjutkan karena merasa situs tujuan masih bisa dibuka. Padahal peringatan tersebut adalah pertahanan terakhir sebelum data pribadi berpindah tangan.
Dalam laman bantuannya, Google menulis bahwa pengguna akan melihat peringatan jika konten yang ingin dilihat berbahaya atau menipu, dan situs-situs ini sering disebut situs phishing atau malware. Risikonya bukan sekadar iklan mengganggu. Situs jenis ini dapat mencuri password, mengakses mobile banking, hingga menjual data pribadi ke pihak lain.
Baca Juga:Ketika Kecerdasan Buatan Membongkar Celah Keamanan di Jantung InternetArti 5 Peringatan yang Paling Sering Muncul
Sideloading Juga Jadi Sorotan
Ancaman tidak hanya dari situs. Kebiasaan memasang aplikasi dari luar Play Store atau sideloading APK juga jadi sorotan. CEO Google Sundar Pichai dalam sejumlah kesempatan, termasuk saat memberi kesaksian di persidangan antimonopoli, menyebut sideloading membuat perangkat lebih rentan malware. Pasalnya, aplikasi di luar Play Store tidak melewati pemindaian Play Protect berlapis.
Berbeda dengan Apple yang menutup total sideloading di iPhone, Google memang masih mengizinkan. Namun izin tersebut datang dengan risiko yang harus ditanggung pengguna sendiri. Kondisi ini relevan di Indonesia. Sideloading masih marak karena alasan aplikasi berbayar, game MOD, atau aplikasi streaming ilegal yang tidak ada di toko resmi. Sekali terpasang, malware bisa langsung menguras saldo e-wallet, m-banking, bahkan mencuri foto KTP yang tersimpan di galeri.
Jika layar merah itu muncul, jangan pilih details lalu visit this unsafe site. Langsung tutup tab. Pastikan Google Chrome dan Google Play Protect selalu dalam versi terbaru dan aktif. Untuk aplikasi, biasakan hanya unduh dari Play Store. Jika terpaksa harus dari luar, periksa izin yang diminta. Waspadai aplikasi pemutar video yang meminta akses SMS, kontak, dan aksesibilitas. Itu adalah tanda bahaya.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Ketika Kecerdasan Buatan Membongkar Celah Keamanan di Jantung Internet

IUCN Peringatkan: 96 Persen Terumbu Karang Dunia Terancam Runtuh pada 2075

Peringatan Serangan Palsu Mengguncang Aplikasi Siaga, Warga Diminta Tetap Tenang

Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Jenuh Menatap Layar, Anak Muda Beramai-ramai Pindah ke Ponsel Jadul

Sesumbar Bisa Beres dalam 10 Menit, Ancaman Serangan Baru Kembali Mengemuka
Berita Terkini
Lihat Semua

Usulan Donor Organ Anak Dicabut Setelah Tuai Kritik Keras

Peringatan Serangan Palsu Mengguncang Aplikasi Siaga, Warga Diminta Tetap Tenang

Dilatih Sebulan Lalu Langsung Diterjunkan, Ini Modus Perekrutan Korban Perdagangan Orang







