InternasionalArtikel

Kemenangan Telak Oposisi Dinilai Bisa Mengubah Arah Konflik yang Kian Tak Menentu

Redaksi Intarta

Oleh

Kemenangan Telak Oposisi Dinilai Bisa Mengubah Arah Konflik yang Kian Tak Menentu
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi Intarta)

Reading Comfort

INTARTA.com - Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf menilai hasil pemilu sela di Amerika Serikat sebagai penolakan publik terhadap perang dengan Iran. Ia menegaskan pemerintah Amerika Serikat tidak boleh mengabaikan suara rakyat itu dengan kembali menyerang negaranya.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu, setelah Partai Demokrat meraih kemenangan besar yang secara luas dibaca sebagai teguran keras terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump. Kemenangan itu mengubah peta politik dalam negeri Amerika Serikat di tengah konflik yang masih bergolak.

Baca Juga:Gelombang Biru Membalik Peta Kekuasaan di Senat

Suara Publik Jadi Sorotan

Menurut Qalibaf, pesan pemilih sudah jelas: perang tidak mendapat dukungan rakyat. Karena itu, menurut dia, setiap langkah militer lanjutan akan bertentangan dengan kehendak publik yang baru saja tersampaikan lewat kotak suara.

Namun, koresponden Reza Sayed mengingatkan agar kesimpulan tidak ditarik terlalu cepat. Konflik ini, kata dia, kerap berubah di luar dugaan, sehingga pengaruh pemilu terhadap arah konfrontasi belum bisa dipastikan pada tahap ini.

Baca Juga:Suara Pemilih Berbalik, Penguasa Kehilangan Pijakan di Parlemen

Ketidakpastian Masih Membayangi

Ketidakpastian itu penting dipahami pembaca di Indonesia. Ketika ketegangan antarnegara besar memanas, dampaknya bisa menjalar jauh melampaui wilayah konflik, antara lain lewat harga energi, jalur perdagangan, dan stabilitas pasar dunia. Sebaliknya, bila ketegangan mereda karena tekanan politik dalam negeri, ruang diplomasi bisa terbuka lebih lebar.

Untuk saat ini, yang paling menentukan bukan sekadar siapa memenangi pemilu, melainkan kebijakan apa yang benar-benar diambil sesudahnya. Pernyataan parlemen, respons pemerintah Amerika Serikat, dan perkembangan di lapangan dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penanda apakah suara pemilih itu sungguh mengubah arah konflik atau hanya menjadi jeda singkat di tengah ketegangan yang belum selesai.

Sumber: France 24

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…