Ribuan Anak Muda Turun ke Jalan Menuntut Dana Pendidikan dan Biaya Hidup Lebih Terjangkau
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
JERMAN - INTARTA.com - Puluhan ribu anak muda turun ke jalan dalam aksi demonstrasi serentak yang menyerukan dana pendidikan yang lebih besar dan biaya hidup yang lebih terjangkau. Aksi yang digerakkan kolektif bernama GenZ regelt! atau “Generasi Z yang mengatur!” ini berlangsung di banyak kota pada hari Sabtu, dan sebagian besar berjalan damai serta meriah pada siang hari.
Para peserta aksi menyuarakan keluhan yang sudah lama menumpuk: biaya hidup yang tinggi, sekolah yang kurang terawat, pemotongan anggaran pemerintah, hingga keputusan politik yang dinilai kurang memperhatikan nasib generasi muda. Sebagian peserta bahkan datang dengan kostum unik, mulai dari dinosaurus hingga Batman, karena aksi bertepatan dengan perayaan Halloween.
Baca Juga:Ratusan Ribu Anak Muda Turun ke Jalan Menuntut Biaya Hidup Lebih TerjangkauSiang Damai, Malam Memanas
Suasana berubah ketika malam tiba. Sejumlah kelompok demonstran menolak membubarkan diri sehingga bentrokan pecah di beberapa kota. Polisi menembakkan meriam air dan semprotan merica setelah dilempari kembang api, batu, dan botol oleh demonstran bertopeng.
Di Frankfurt, polisi melaporkan terus dilempari batu dan kembang api saat berupaya membubarkan massa. Meriam air juga digunakan di Hamburg dan Cologne, sementara di Leipzig polisi memakai semprotan merica setelah aksi berubah ricuh. Seorang polisi di Bonn mengalami luka ringan, dan sejumlah penangkapan dilaporkan terjadi.
Baca Juga:Generasi Muda Turun ke Jalan, Toko-Toko Pasang Pengaman Antisipasi KerusuhanDi Berlin, aksi malam yang tidak digerakkan oleh kolektif GenZ regelt! juga diwarnai pelemparan telur dan botol ke arah polisi. Meski demikian, pejabat serikat polisi Andreas Rosskopf menyebut aksi utama pada siang hari berlangsung sangat damai, dan kerusakan properti besar sejauh ini berhasil dihindari. Sejumlah toko perhiasan dan butik pakaian mewah bahkan sudah menutup jendela mereka dengan papan kayu untuk mengantisipasi penjarahan.
Suara Generasi Muda yang Merasa Diabaikan
Para demonstran membawa spanduk bertuliskan “Time for resistance” dan “Merz must go”, yang ditujukan kepada Kanselir konservatif Friedrich Merz. Milla, mahasiswi berusia 20 tahun, mengatakan penting untuk menunjukkan solidaritas dengan aksi-aksi serupa di berbagai negara.
“Saya sudah lama menunggu sesuatu akhirnya benar-benar terjadi, dan para pemangku kebijakan menanganinya dengan sedikit lebih tegas. Saya percaya hari ini adalah langkah pertama.”
Menurut penyelenggara, sekitar 120.000 orang ikut serta dalam aksi tersebut. Gerakan ini juga menyatakan penolakan tegas terhadap kekerasan, dan menegaskan bahwa kelompok ekstremis, simbol anti-konstitusi, rasisme, serta ujaran kebencian tidak mendapat tempat dalam barisan mereka, dari sisi mana pun.
Apa Artinya bagi Pembaca di Indonesia
Gelombang aksi anak muda ini bukan semata soal satu negara. Di banyak tempat, generasi muda menghadapi persoalan yang mirip: biaya hidup yang terus naik, kualitas fasilitas pendidikan yang tertinggal, dan rasa bahwa suara mereka kurang didengar dalam pengambilan kebijakan. Bagi pembaca Indonesia, peristiwa ini menjadi cermin bahwa tuntutan atas pendidikan yang layak dan biaya hidup yang terjangkau adalah aspirasi lintas generasi dan lintas negara.
Dampaknya bisa meluas: pemerintah yang menghadapi tekanan jalanan biasanya terdorong membuka dialog soal anggaran pendidikan dan kebijakan kesejahteraan, sementara aparat keamanan dituntut menyeimbangkan ketertiban dengan hak menyampaikan pendapat. Langkah berikutnya yang patut diikuti adalah apakah tuntutan ini berujung pada perubahan kebijakan nyata, atau hanya berhenti sebagai aksi simbolik. Yang jelas, gerakan ini menunjukkan bahwa anak muda kini tidak lagi diam menunggu giliran didengar.
Sumber: France 24
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Ratusan Ribu Anak Muda Turun ke Jalan Menuntut Biaya Hidup Lebih Terjangkau

Generasi Muda Turun ke Jalan, Toko-Toko Pasang Pengaman Antisipasi Kerusuhan

Puluhan Ribu Mahasiswa dan Pekerja Italia Turun ke Jalan Tuntut Biaya Hidup Lebih Ringan

Ratusan Ribu Turun ke Jalan, Ratusan Ditangkap Setelah Aksi Berujung Ricuh

Gaji Pas-pasan, Sewa Melangit: Guru-guru Terjepit Krisis Biaya Hidup

Gelombang Protes Kembali Mengguncang Prancis, Hampir 1.000 Orang Ditangkap
Berita Terkini
Lihat Semua
Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Dibuka Sampai Sekrup Terakhir, Ponsel Flagship Ini Ternyata Punya Kejutan Besar

Pengurus Ungkap Detik-detik Penggeledahan Dini Hari yang Bikin Santriwati Ketakutan

